Bisa Picu Migrain, Ini Aturan Minum Kopi dalam Sehari

Kompas.com - 09/08/2019, 20:33 WIB
Ilustrasi minum kopi WavebreakmediaIlustrasi minum kopi


KOMPAS.com - Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam The American Journal of Medicine menemukan, minum kopi atau minuman berkafein lainnya terlalu banyak dapat menjadi pemicu migrain. Apalagi, jika orang tersebut memang sensitif terhadap kafein.

Para peneliti menemukan, mengonsumsi setidaknya tiga gelas minuman berkafein dalam sehari, memiliki kemungkinan untuk meningkatkan risiko migrain yang lebih tinggi pada hari itu juga atau pada hari berikutnya.

Jika hanya mengonsumsi satu atau dua gelas minuman berkafein, umumnya tidak akan terkena migrain seperti dilansir livescience.com, Jumat (9/8/2019).

“Menariknya, meskipun beberapa pasien dengan migrain episodik yang biasanya terjadi 15 kali dalam sebulan, berpikir untuk menghindari kafein, kami menemukan bahwa minum satu hingga dua gelas per hari tidak akan terkena migrain,” kata penulis senior Dr Suzanne Bertisch, asisten profesor di Harvard Medical School, Amerika Serikat.

Baca juga: Kenapa Minum Kopi Bikin Perut Mulas dan Jadi Kebelet BAB?

Kafein memiliki peran yang sangat kompleks, dampaknya akan terasa dari seberapa banyak orang mengonsumsinya.

Selain dapat memicu migrain, kafein juga memiliki efek menghilangkan rasa sakit.

Dalam studi baru, para peneliti menganalisis informasi dari hampir 100 orang dewasa yang didiagnosis menderita migrain episodik.

Peserta mengisi survey daring sebanyak dua kali sehari dalam enam minggu untuk mencatat asupan kafein mereka, termasuk jumlah porsi kopi, the, soda, dan minuman berenergi yang telah mereka konsumsi.

Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah mereka mengalami migrain atau tidak pada hari itu.

Rata-rata, peserta melaporkan telah mengalami sekitar delapan kali migrain selama periode penelitian.

Semua peserta melaporkan bahwa mereka mengonsumsi kafein setidaknya satu kali dan setidaknya satu kali dan rata-rata mereka mengonsumsi sekitar delapan gelas per minggu.

Peneliti juga membandingkan laporan migrain pada saat hari-hari mereka mengonsumsi kafein dengan laporan migrain pada hari-hari mereka tidak mengonsumsi kafein.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X