5 Fakta Seputar Gempa Banten yang Berpotensi Tsunami

Kompas.com - 03/08/2019, 07:43 WIB
Ilustrasi gempa, gempa Banten ShutterstockIlustrasi gempa, gempa Banten

Baca juga: Jokowi Ikut Rasakan Gempa Banten

Ia menyebutkan, mekanisme gempa sesar naik menjadi salah satu syarat terjadinya gelombang tsunami, selain besarnya magnitudo gempa di zona subduksi atau pertemuan antar dua lempeng.

5. Alasan gempa dirasakan di Yogyakarta hingga Mataram

Meski berpusat di Banten, gempa Banten dirasakan di sejumlah wilayah di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta hingga Banyuwangi dan Denpasar.

Pakar Tektonik Aktif Pusat Studi Bencana Alam Universitas Gadjah Mada, Gayatri Indah Marliyani, mengatakan, bahkan sebaran getaran gempa dirasakan hingga Mataram.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

"Karakteristik gempa merata seperti itu, biasanya (pusat) gempanya ada di bagian dalam dari zona subduksi. Atau istilah geologinya intra-slab," ujar Gayatri dihubungi Kompas.com, Jumat (2/8/2019).

Baca juga: Ada Gempa Banten, Kemenpar Sebut Wisata Kepulauan Seribu Aman dari Potensi Tsunami

Ia menjelaskan, penyebabnya biasanya karena ada lempeng samudera yang pecah, retak, atau patah.

Hal ini mengakibatkan hiposenter agak dalam dan getarannya bisa terasa sampai ratusan bahkan mungkin ribuan kilometer.

Karakteristik gempa dengan kedalaman seperti ini umumnya sesar tidak bisa dipetakan.

Selektif terhadap informasi

Pasca-gempa, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala informasi yang ada.

Masyarakat diminta mempercayai perkembangan informasi dari sumber resmi seperti BMKG dan BNPB.

Sumber: Kompas.com/Resa Eka Ayu S, Gloria Setyvani, Agie Permadi, Luthfia Ayu A, Yunanto Wiji U

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X