Gempa Banten, Ahli Konfirmasi Belum Ada Sinyal Tsunami yang Terdeteksi

Kompas.com - 02/08/2019, 19:53 WIB
Elevasi pasang surut stasiun Binuangen Abdul MuhariElevasi pasang surut stasiun Binuangen

KOMPAS.com - Gempa Banten berpotensi tsunami terjadi pada Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, gempa berpusat di 107 km selatan Sumur banten dan bermagnitudo 7,4.

Ahli gempa dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Abdul Muhari dalam keterangannya kepada Kompas.com sebelumnya mengatakan, "Ada sinyal tsunami di selatan Banten."

Elevasi pasang surut Stasiun Marina JambuAbdul Muhari Elevasi pasang surut Stasiun Marina Jambu

Sinyal tsunami itu didapatkan lewat pemantauannya pada data elevasi pasang surut di stasiun pemantauan pasang surut di Binuagen dan Marina Jambu. Grafik naik menunjukkan adanya gelombang yang datang ke pantai atau lokasi alat pantau dipasang.

Dalam keterangan terbaru, Abdul menyatakan bahwa sinyal tersebut bukan tsunami. "Kita konfirm bukan sinyal tsunami karena terdeteksi disturbance-nya sejak pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Gempa Banten yang Berpotensi Tsunami dan Guncang Jakarta Berpusat di Megathrust Selat Sunda

Keterangan: Berita direvisi menyesuaikan dengan keterangan ahl;i yang mengonfirmasi bahwa sinyal yang diterima bukan sinyal tsunami.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X