Misteri Tubuh Manusia: 8 Alasan Kenapa Anda Punya Double Chin

Kompas.com - 27/07/2019, 21:03 WIB
Ilustrasi double chin alias dagu berlipat. Ilustrasi double chin alias dagu berlipat.

Sumber

KOMPAS.com - Salah satu yang kerap kali bikin tidak percaya diri ada lipatan dagu yang menumpuk alias double chin.

Banyak orang yang mencari cara supaya double chin mereka tidak terlihat, bahkan kerap mencari angle foto yang pas agar lipatan itu tak terlihat.

Namun kenapa ada orang yang memiliki double chin dan ada yang tidak?

Sama seperti bagian tubuh lain, dagu berlipat menunjukkan bahwa ada tumpukan lemak yang berlebihan di area tersebut. Dengan kata lain, bisa dibilang penyebab munculnya double chin itu umumnya karena kenaikan berat badan.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Alasan Sering Kebelet Pipis Saat Suhu Dingin

Oleh karena hal ini terjadi karena angka timbangan berat badan Anda yang melonjak, beberapa penyebab dari double chin ini juga menjadi penyebab berat badan

Di bawah ini adalah beberapa hal yang menjadi penyebab double chin, mulai dari faktor umur hingga makanan.

1. Usia

Double chin terkadang tidak selalu diakibatkan oleh penumpukan lemak. Seiring dengan bertambahnya usia kita, elastisitas pada kulit akan menurun.

Berkurangnya elastisitas pada kulit ini bisa diakibatkan oleh beberapa hal, seperti paparan sinar matahari jangka panjang yang dapat merusak serat-serat di dalam kulit, pergerakan wajah, serta gaya hidup seperti aktif merokok.

2. Keturunan

Faktor genetik juga bisa membuat Anda memiliki double chin. Genetik yang dimaksud di sini adalah gen yang mengatur elastisitas kulit, riwayat obesitas dalam keluarga, hingga bentuk dagu yang ‘diturunkan’.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X