Kajian NASA Buktikan Proyek Lidah Mertua Pemprov DKI Salah Kaprah

Kompas.com - 22/07/2019, 19:02 WIB
Ilustrasi tanaman hias lidah mertua (Sansevieria trifasciata). Ilustrasi tanaman hias lidah mertua (Sansevieria trifasciata).

Faktor lain dari penelitian ini yang sering dilewati adalah penggunaan sirkulasi udara dan filtrasi karbon dalam kombinasi dengan tanaman sebagai cara menghilangkan polutan udara dalam ruangan yang kuat seperti radon, pelarut organik, dan asap rokok.

"Kombinasi dari sistem penyaringan karbon aktif, aerasi kuat, dan tanaman rumah menghasilkan dekontaminasi udara yang sangat efektif," terang penjelasan di Plant Care Today.

Udara bergerak melalui filter karbon yang memungkinkan sejumlah besar kontaminan diserap oleh karbon dan ditahan untuk diproses lebih lanjut oleh pabrik.

Baca juga: Darurat Polusi Udara Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup Gagal Komunikasikan

Karena alasan ini pula, Bondan Ariyanu selaku Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia mengatakan, lidah mertua sebagai solusi pengurangan polusi udara Jakarta kurang tepat.

"Hal yang semestinya dilakukan pemerintah DKI adalah mengendalikan langsung sumber pencemarnya," ungkap Bondan kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (22/7/2019).

Untuk itu, Bondan menyarankan pemerintah agar mau turun langsung ke lapangan dan melakukan sosialisasi pada warga Jakarta tentang bahaya membakar sampah, atau ke kawasan industri untuk mengecek apakah emisinya melebihi baku mutu atau tidak.

"Beri tilang atau tindakan tegas pada kendaraan umum dan pribadi yang masih ngebul knalpotnya," ujar Bondan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X