Kompas.com - 19/07/2019, 11:50 WIB
Agnezmo saat melakukan tantangan age challenge. Instagram @agnezmoAgnezmo saat melakukan tantangan age challenge.

KOMPAS.com - Kepopuleran FaceApp beberapa hari terakhir meningkat setelah munculnya #AgeChallenge yang mengubah wajah seseorang menjadi lebih tua. Bahkan, FaceApp kini dikenal sebagai aplikasi wajah tua.

Sayangnya, Age Challenge ini menyimpan bahaya tersembunyi yang cukup besar berkaitan dengan data pribadi pengguna. Sebetulnya, bukan hanya aplikasi FaceApps saja yang punya risiko bahaya semacam ini.

Aplikasi lain juga memiliki kemungkinan untuk mengambil data pribadi kita. Namun, meninggalkan semua aplikasi internet rasanya sulit dilakukan.

Lalu, bagaimana cara menghindari bahaya meski tetap ikut kepopuleran #AgeChallenge?

Baca juga: Bahaya di Balik #AgeChallenge Aplikasi Wajah Tua FaceApp, Bisakah Dihindari?

Damar Juniarto, Executive Director Jaringan penggerak kebebasan berekspresi online se-Asia Tenggara (SAFEnet) memberi beberapa tips untuk menghindari bahaya tersebut.

"Challenge FaceApps itu sebenarnya apakah hanya memberi foto kita saat tua? Ternyata kan tidak, ia mampu membaca biometrik wajah dan memberi gambaran masa depan yang menyesuaikan pada wajah yang sekarang," ungkap Damar saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/07/2019) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Data-data ini disimpan oleh pembuat apps dan disimpan dalam repository-nya," imbuhnya.

Selain itu, Damar mengingatkan, saat mengaktifkan apps ini akan diminta akses ke data nomer kontak telepon, folder gambar, dokumen dan lain-lain. Hal ini sebetulnya merupakan data behavioral atau perilaku penggunaan, informasi pribadi lain akan ikut disimpan dalam repository tersebut.

"Apa saja yang disimpan dalam smartphone kita, rasanya hampir banyak hal, semisal akses ke e-banking, akses ke email, nomer telepon keluarga, teman, sahabat. Itu semua bila dimiliki oleh orang lain tanpa kita ketahui jelas akan punya risiko," tegas Damar.

Untuk itu, 3 tips berikut bisa Anda lakukan untuk melindungi data pribadi Anda dari palikasi tersebut.

1. Tetap waspada

"Kuncinya sebetulnya kewaspadaan. Di balik semua yang lagi trending, haruslah tetap buka mata kalau-kalau ada permintaan akses saat menginstal apps atau bermain game," ungkap Damar.

2. Jangan beri akses ke hal pribadi

"Jangan berikan akses ke hal-hal yang sifatnya pribadi dan rahasia yang ada di smartphone kita," tambahnya.

Damar mengingatkan untuk hanya memberi akses hanya yang berkaitan saja untuk kepentingan apps tersebut.

3. Uninstall kalau sudah bosan

"Kalau nantinya sudah bosan dengan apps tersebut, langsung saja di-uninstal," tutur Damar.

Anda juga bisa segera meng-uninstal jika khawatir aplikasi tersebut sudah terlanjur mengambil informasi diri tanpa diketahui.

"Langsung saja di-uninstal dan dihapus dari smartphone kita," tegasnya.

Baca juga: Kecerdasan Buatan di Balik #AgeChallenge Aplikasi Wajah Tua FaceApp

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.