Kasus Video Ikan Asin Galih Ginanjar, Pria Memang Cenderung "Pamer" Pasangan

Kompas.com - 11/07/2019, 20:33 WIB
Ilustrasi pasangan DragonImagesIlustrasi pasangan

KOMPAS.com - Kasus perseteruan antara Galih Ginanjar dan Fairuz A Rafiq terus bergulir bak bola panas. Kabar terbaru, Galih telah ditetapkan menjadi tersangka kasus video yang mencemarkan nama baik Fairuz.

Dalam video tersebut, Galih membicarakan perbedaan antara mantan istrinya dan sang istri dalam urusan ranjang.

" Pamer" mengenai hubungan seperti yang dilakukan Galih sebenarnya kerap dilakukan oleh pria. Hanya saja, kebanyakan orang memamerkan pasangannya tanpa membandingkan dengan orang lain.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Evolutionary Psychological Science menemukan bahwa pria punya kecenderungan memamerkan pasangannya yang punya daya tarik tinggi.

Baca juga: Pasangan Bermasalah Justru Sering Pamer Kemesraan di Media Sosial

Studi yang terbit pada 16 Maret 2017 itu mengabstraksi empat survei berbeda. Pada survei pertama, sebanyak 66 laki-laki dan 51 perempuan menyebut bahwa mereka memamerkan pasangannya untuk mendapatkan "pengakuan sosial".

Pasangan yang lebih menarik diibaratkan seperti barang berkualitas tinggi, contohnya jam tangan atau mobil. Ketika laki-laki memamerkan bahwa pasangannya lebih menarik dari kebanyakan orang maka mereka merasa punya status lebih tinggi.

Hal tersebut ternyata diamini oleh pria lain dalam penelitian tersebut. Ini terbukti pada survei kedua dalam penelitian yang dipimpin oleh doktor psikologi di Marietta College AS, Bo Winegard tersebut.

Dalam survei kedua, para peneliti menemukan bahwa pria juga menilai pria lain yang memamerkan pasangan dengan kualitas tinggi punya status yang lebih tinggi.

Survei ketiga juga menegaskan penilaian tersebut konsisten pada kebanyakan pria.

Adapun survei keempat menegaskan bahwa dibandingkan perempuan, laki-laki cenderung lebih mementingkan "status sosial" dari pasangan ini.

Dalam kesimpulannya, para peneliti menyimpulkan bahwa kebiasaan laki-laki memamerkan pasangannya memiliki bertujuan meningkatkan status sosial mereka.

"Uji sampel independen mengonfirmasi prediksi bahwa peserta yang berpasangan dengan orang yang lebih menarik mengharapkan diri mereka dipandang orang lain dengan status lebih tinggi," tulis para peneliti.

"Sehingga, mereka yang percaya akan mendapatkan status lebih tinggi di mata orang lain lebih mungkin untuk memamerkan pasangannya," sambung mereka.

Dengan kata lain, kebiasaan pamer pasangan ini dikarenakan laki-laki ingin memiliki status sosial yang lebih tinggi di mata laki-laki lain.

Baca juga: Valentine Bukan Ajang Pamer Pasangan



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Kita
Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Oh Begitu
Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X