Hiburan Televisi Tak Berkualiltas Bikin Orang Pilih Pemimpin Populis

Kompas.com - 10/07/2019, 12:07 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Jangkauan tayangan Mediaset kemudian dicocokkan dengan hasil pemilu di seluruh Italia.

"Temuan kita menyimpulkan bahwa paparan terhadap hiburan televisi sejak dini bisa membuat individu punya pemikiran dan budaya dangkal. Dengan demikian, mereka lebih mudah termakan retorika populis," ujar Durante.

Retorika populis yang diimaksud tak melulu politik berhaluan kanan. Namun, politik dengan ideologi dan haluan apapun yang populis juga bisa mempengaruhi individu.

Paparan terhadap program populis ini juga tak mengenal usia. Baik terpapar sejak usia dini maupun ketika tua, pesan-pesan populis bisa mempengaruhi pola pikir dan kecerdasan.

"Untuk individu yang terpapar tayangan Mediaset sejak kecil, kami menemukan bahwa hiburan televisi punya pengaruh buruk pada kemampuan kognitif ketika dewasa. Mereka juga menunjukkan kewarganegaraan yang lebih rendah," kata Durante.

Menurut Durante, kesimpulan ini juga kemungkinan ditemukan di negara-negara lain di luar Italia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X