Alasan Penyakit Kanker Habiskan Uang Negara Rp 2,5 Triliun

Kompas.com - 09/07/2019, 17:33 WIB
Ilustrasi kanker Bet_NoireIlustrasi kanker


KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan bahwa negara menghabiskan sekitar Rp 2,5 triliun untuk penanganan penderita kanker lewat BPJS Kesehatan.

"Sekitar Rp 2,5 triliun untuk cancer. Itu termasuk penyakit katastropik. Penyakit cancer itu enggak gampang," kata Nila ditemui di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

Biaya itu habis untuk pemeriksaan, perawatan, terapi hingga operasi. Pemeriksaan sendiri meliputi CT Scan, PET Scan, hingga MRI. Untuk beberapa jenis kanker, memang tak dilakukan tindakan sebab tidak memungkinkan.

"Kita lihat lagi apakah sudah metastatis dengan PET scan. Anda bisa bayangkan. Baru kita mau mengambil tindakan, apakah operatif atau tidak? Kalau kanker sel darah jelas enggak ada yang dioperasi," ujar Nila.

Baca juga: Pabrik Obat Antikanker Pertama di Indonesia Dibuka di Cikarang

Selain itu, biaya untuk perawatan kanker juga tinggi karena obat yang diberikan.

Untuk itu, Nila mengapresiasi Perusahaan farmasi Korea Selatan Chong Kun Dang (CKD Pharma) dan OTTO Pharmaceutical, anak usaha dari perusahaan lokal Menjangan Sakti (MENSA) Group, yang membuka pabrik obat antikanker pertama di Indonesia.

Dengan demikian, Indonesia tak perlu mengimpor obat kanker.

"Minimal kan harganya tidak ada biaya distribusi, bisa lebih murah. Coba pesan dari Korea mesti shipping (dikirim). Berapa biayanya," ujar Nila.

Meski demikian, Nila juga berkata bahwa sebelum bisa digunakan di Indonesia, CKD OTTO tetap harus ikut lelang. Jika mampu memberikan harga terbaik, maka produknya akan didistribusikan massal untuk pengobatan kanker.

"Untuk harganya (lebih murah berapa) nanti lihat saja di e-Katalog. Yang pasti terjangkau dan tetap untung lah," kata Nila.

Pabrik yang terletak di Cikarang, Jawa Barat ini nantinya akan memproduksi obat seperti Oxaliplatin, Gemcitabine, dan Docetaxel.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X