Tawon Vespa Affinis di Jakarta Mampu Bunuh Manusia Dalam Sekejap

Kompas.com - 02/07/2019, 20:16 WIB
Ilustrasi tawon ndas atau Vespa affinis SHUTTERSTOCK/YOD67Ilustrasi tawon ndas atau Vespa affinis

KOMPAS.com - Tawon Vespa affinis kembali ditemukan di Jakarta. Tawon ini berbahaya dan mampu mematikan manusia dalam sekejap.

Peneliti Biologi LIPI Rosichon Ubaidillah mengatakan bahwa tawon ini menjadi berbahaya jika menyerang secara berkelompok.

"Apabila sengatan cukup banyak dan orangnya sensitif atau alergi dengan racun (venom) sengat, tidak akan lama bertahan hidup," kata Rosichon ketika dihubungi, Selasa (2/7/2019).

Pasalnya, dari sengatan pertama, satu tawon akan mengeluarkan feromon atau senyawa untuk merangsang teman-temannya ikut menyerang. Sengatan pertama itu bisa berubah jadi serangan koloni yang mematikan.

"Mereka menyerang apabila terganggu dan merasa terancam," ujar Rosichon.

Baca juga: Duduk Perkara Fenomena Sengatan Maut Tawon Ndas

Bila yang menyengat manusia hanya satu atau dua ekor tawon, sengatan V affinis tidak akan terlalu berbahaya. Korban sengatan akan mengalami alergi dengan gejala bengkak saja dan bisa ditangani sendiri menggunakan kompres es atau obat-obatan antihistamin dan corticosteroid.

Namun bila tidak ditangani dalam tenggat 1 x 24 jam atau yang menyerang banyak, hiperalergi akan berlanjut menjadi anafilaksis (reaksi alergi berat) yang berisiko sistemik atau merusak organ tubuh.

Kerusakan organ yang dapat terjadi dalam kondisi itu antara lain edema paru akut dan gagal ginjal akut dalam hitungan hari sejak korban tersengat tawon ndas.

Edema paru akut adalah kondisi ketika terjadi penumpukan cairan di paru-paru sehingga pasien kesulitan bernapas. Adapun gagal ginjal akut menyebabkan fungsi ginjal menurun drastis.

Diberitakan sebelumnya, Petugas Suku Dinas (Sudin) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Jakarta Timur mengevakuasi sarang tawon berjenis vespa affinis di sebuah pohon, Jalan Cilingup Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (1/7/2019).

Sebelum mengancam Jakarta, sengatan tawon jenis tersebut telah menewaskan tujuh orang di Klaten, Jawa Tengah dalam waktu dua tahun terakhir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X