Kompas.com - 02/07/2019, 08:32 WIB
ilustrasi ilustrasi

KOMPAS.com - Diabetes gestasional atau diabetes yang terjadi pada wanita hamil, menyimpan ancaman serius, terutama pasca melahirkan.

Diabetes rentan kembali, bahkan lebih berbahaya, jika ibu tak menjaga kesehatan.

"Kalau tidak dicegah dengan baik, misalnya dia obese, tidak memperbaiki aktivitas fisiknya, 50 persen kemungkinan dia akan menderita diabetes," kata Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD- KEMD ditemui di Perpustakaan Nasional RI, Senin (1/7/2019).

Diabetes gestasional rentan terjadi bagi ibu yang melahirkan bayi berbobot lebih dari empat kilogram. Diabetes jenis ini biasanya muncul di tengah masa kehamilan, antara minggu ke-24 sampai ke-28.

Baca juga: Alasan Aerobik Jadi Olahraga Paling Ideal untuk Penderita Diabetes

Penyebab paling umum adalah pola makan tidak terkontrol, terlalu banyak mengasup gula dan kalori, serta kurang aktivitas fisik.

Diabetes gestasional bisa dikontrol dan dicegah dengan pola makan sehat dan olahraga teratur. Diabetes ini bisa diobati secara aman dengan terapi insulin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Walaupun dikatakan pil relatif aman, tapi tetap yang paling aman adalah insulin," ujar Suastika.

Jika tak diobati dan tidak menerapkan gaya hidup sehat, diabetes bisa kembali lebih berbahaya.

"Dia akan mendapat diabetes lebih tinggi bahkan dibanding orang yang lebih tinggi gulanya," kata Suastika.

Baca juga: Dokter Bongkar Mitos Obat Diabetes Berbahaya bagi Ginjal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.