Pertama di Dunia, Sepasang Buaya Albino Menghasilkan 19 Telur Langka

Kompas.com - 01/07/2019, 17:36 WIB
Sepasang buaya albino di taman margasatwa Wild Florida menghasilkan 19 telur albino. Sepasang buaya albino di taman margasatwa Wild Florida menghasilkan 19 telur albino.

Pemangsa alami yang dimaksud Munns adalah semut dan rakun. Meski buaya dan telur berada di kandang sempurna, bukan alasan kedua pemangsa itu tidak masuk ke dalam kandang. Selain itu, kepingan salju juga bisa membuat telur dalam masalah.

Karena pembiakan buaya albino kali ini terhitung langka, taman margasatwa Wild Florida berupaya keras untuk melindungi telur-telur ini.

Baca juga: Alba, Orangutan Albino Satu-satunya Akan Punya Pulau Sendiri

Snowflake dan Blizzard menjadi albinisme karena mereka memiliki gen resesif yang memengaruhi melanin dan akhirnya membuat warna kulit menjadi putih dan mata merah.

Dengan kondisi ini, buaya albino akan kesulitan mengatur suhu tubuh dan kulitnya mudah terbakar. Selain itu, mereka juga memiliki penglihatan buruk.

Kondisi ini jelas akan menyulitkan bayi buaya albino menetas dan bertahan hidup di alam liar. Ditambah lagi, warna kulit yang unik membuat mereka diminati pemangsa.

Nah, dengan menginkubasi telur buaya berati peluang telur menetas bakal meningkat dari 60 persen menjadi 95 persen.

Telur buaya memerlukan waktu hingga 60 hari sampai akhirnya menetas. Jadi kemungkinan kita akan melihat bayi buaya albino September nanti.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X