Kompas.com - 25/06/2019, 18:33 WIB
ilustrasi karbohidrat kompleks robynmacilustrasi karbohidrat kompleks

KOMPAS.com - Ketika Anda mendengar kata gula, apa yang ada di benak pikiran Anda? Gula pasir? Ya, itu adalah salah satu jenis gula dalam bentuk sederhana.

Secara umum, terdapat dua jenis gula yang bisa Anda temukan, yakni gula sederhana dan gula kompleks. Sudah tahu apa saja perbedaan dari keduanya? Simak ulasan di bawah ini.

Gula sederhana

Gula sederhana sering disebut juga dengan karbohidrat sederhana. Semua karbohidrat sederhana hanya terdiri dari satu (monosakarida) atau dua molekul gula (disakarida).

Karena bentuknya yang sederhana, gula jenis ini sangat cepat dicerna. Saat gula sederhana ini masuk ke aliran darah, gula ini akan meningkatkan kadar gula darah secara signifikan dengan cepat.

Baca juga: 6 Tanda Gula Darah Anda Tinggi, Meski Bukan Penderita Diabetes

Lonjakan gula darah yang tinggi di dalam tubuh perlu diseimbangkan dengan produksi hormon insulin di dalam tubuh. Ketika lonjakan gulanya besar, maka tubuh memerlukan hormon insulin dalam jumlah besar juga untuk menyeimbangkan kondisi gula dalam darah.

Pada orang yang sehat, kemampuan metabolisme gula di dalam tubuh bisa teratasi dengan baik. Meski begitu, jika terlalu sering mengonsumsi gula tetap bisa meningkatkan risiko untuk mengalami resistensi insulin.

Namun, bagi para diabetesi, hal ini cukup membahayakan.

Pasalnya, penderita diabetes melitus memiliki kondisi hormon insulin yang terganggu, atau ada juga yang tidak memproduksi insulin. Bagaimana mau mengatur kondisi gula darah saat terjadi peningkatan gula setelah makan yang terlampau tinggi ini?

Oleh karena itu, para diabetesi sangat wajib mengatur makanannya yang masuk agar tidak menimbulkan hiperglikemia. Meskipun dibekali obat atau injeksi insulin, pemilihan jenis gula sangat penting agar tidak memperberat kerja tubuh para diabetesi.

Dilansir dalam laman Everyday Health, Sandra Mayerowitz, MPH, RD, seorang ahli gizi, mengatakan bahwa semua sumber karbohidrat sederhana belum tentu buruk, itu tergantung dari makanan apa yang Anda konsumsi.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Libur Lebaran Waspada Hujan Lebat Dampak Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayahnya

Fenomena
Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Kita
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X