Kompas.com - 21/06/2019, 17:37 WIB
Ilustrasi nasi putih AmaritaIlustrasi nasi putih

Bulir beras yang lebih panjang jauh lebih baik dibanding beras berukuran pendek dalam hal meningkatkan gula darah. Kenaikan kadar gula darah menyebabkan pankreas memproduksi lebih banyak insulin, hingga akhirnya memicu diabetes.

Kemudian, Anda juga perlu mencampurkan sekitar 20 persen beras merah ketika menanak nasi. Jumlah ini cukup untuk mengurangi risiko diabetes sampai 16 persen.

"Tidak perlu mengganti sepenuhnya. Hanya dengan menambahkan gandum atau beras merah sudah cukup untuk mencegah diabetes," ujar Zee dilansir dari Straits Times.

Diabetes adalah penyebab utama kebutaan, gagal ginjal, hingga amputasi di Asia.

Baca juga: Perlukah Mengganti Nasi Putih dengan Nasi Merah?

Seorang ahli diabetes dari Rumah Sakit Raffles Singapura Stanley Liew menyarankan semua orang untuk mengurangi konsumsi nasi putih.

Selain nasi putih, junk food dan minuman bersoda juga perlu dihindari untuk mencegah diabetes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.