Kompas.com - 20/06/2019, 17:23 WIB
Ilustrasi lelah SIphotographyIlustrasi lelah

KOMPAS.com - Saat mendengar gula darah tinggi, mungkin Anda akan segera membayangkan orang yang didiagnosis diabetes dan membutuhkan insulin untuk menjaga tubuh tetap seimbang.

Namun, gula darah tinggi atau hiperglikemia juga bisa memengaruhi orang tanpa diabetes.

Jika hal ini diabaikan dan tidak diobati, atau Anda tidak tahu sedang mengalami gula darah tinggi, maka akan terjadi kerusakan pada saraf, ginjal, mata, atau memicu penyakit jantung.

Baca juga: Yang Terjadi pada Tubuh akibat Gula Darah Tinggi

Gula darah tinggi terjadi saat tubuh tidak memproduksi atau menggunakan cukup banyak insulin yang membantu mengubah makanan menjadi energi.

Akibatnya, seseorang akan merasa lelah sepanjang waktu, merasa haus, pandangan kabur, dan lainnya.

Menurut Mayo Clinic, gejala tersebut tidak langsung muncul dan dapat berlangsung berhari-hari sampai berminggu-minggu ketika kadar gula darah seseorang terus meningkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyebab gula darah tinggi selain karena diabetes tipe 1 dan tipe 2, antara lain memiliki infeksi, pasif atau kurang bergerak, stres, dan makan terlalu banyak karbohidrat.

Orang-orang dengan cystic fibrosis juga berisiko mengembangkan gula darah tinggi.

Cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket, sehingga menyumbat berbagai saluran, terutama saluran pernapasan dan pencernaan.

Agar dapat didiagnosis memiliki gula darah tinggi, kita perlu melakukan tes darah yang bisa menguji apakah kadar glukosa tubuh terlalu tinggi.

Melansir Insider, segera kunjungi dokter apabila Anda merasakan salah satu dari enam tanda ini:

1. Merasa cepat lelah, apapun yang terjadi

Orang dengan gula darah tinggi akan terus menerus merasa lelah dan lamban bekerja.

Menurut Medical News Today, ini akibat sel tubuh tidak tahu cara menggunakan glukosa dalam darah dengan benar untuk menciptakan energi.

2. Penglihatan kabur

Ketika gula darah meningkat, penglihatan kita bisa kabur atau buram. Ini karena tingginya kadar glukosa dalam tubuh dapat membuat lensa mata membengkak dan membuat fokus melihat menjadi sulit,

"Jika ini tidak segera diobati, penglihatan kabur karena gula darah tinggi akan menyebabkan kebutaan," tulis Mayo Clinic.

Gejala ini dapat diatasi dengan berkonsultasi dengan dokter agar segera mendapat penanganan menurunkan gula darah.

3. Selalu ingin kencing

Karena semakin banyak gula menumpuk dalam aliran darah, ginjal kita menjadi kewalahan menyaring kelebihan gula yang tidak digunakan tubuh untuk menciptakan energi.

Glukosa ekstra keluar dalam urin. Jadi, semakin banyak glukosa dalam darah maka semakin sering kita buang air kecil.

4. Kehausan sepanjang waktu

Terus-menerus buang air kecil membuat kita dehidrasi dan selalu merasa haus.

Ketika Anda sering buang air kecil, cairan yang berasal dari jaringan Anda juga akan dikeluarkan bersama dengan glukosa, menyebabkan tubuh Anda menjadi dehidrasi dengan cepat dan membuat lebih haus dari biasanya.

Baca juga: Gula Darah Tinggi Tingkatkan Komplikasi Serangan Jantung

5. Luka sulit sembuh

Gula darah tinggi membuat aliran darah melambat dan hal ini dapat mengacaukan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri jika mengalami luka.

Akibatnya, semua luka di tubuh terutama pada kaki membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Anda juga mungkin lebih rentan terhadap infeksi kandung kemih dan ragi karena aliran darah yang lambat.

6. Sering mengalami sakit kepala kronis

Gula darah tinggi dapat memengaruhi hormon yang berperan dalam fungsi otak, sehingga orang yang mengalaminya sering mengalami sakit kepala.

Secara khusus, hormon epinefrin dan norepinefrin membuat pembuluh darah otak mengembang dan berkontraksi. Gula darah tinggi mengacaukan aliran darah normal dan dapat membuat kepala Anda sakit sampai kadar darah Anda lebih seimbang.



Sumber Insider
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.