Sisihkan Waktu Bersama Kala Weekdays Tingkatkan Ikatan Ayah-Anak

Kompas.com - 16/06/2019, 08:28 WIB
Ayah dan anak berdialog ka2shka Ayah dan anak berdialog

KOMPAS.com – Bagi Anda yang dilanda kesibukan harian, menghabiskan waktu dengan anak merupakan waktu yang berharga dan jarang didapatkan setiap harinya.

Aktivitas bersama dengan anak merupakan faktor penting dalam perkembangan kesehatan fisik dan mental anak, serta dapat berpengaruh pada ikatan emosional antar ayah dan anak dalam jangka panjang.

Lantas yang menjadi pertanyaan, apa saja aktivitas yang cocok dilakukan seorang ayah bersama anaknya, dan kapan baiknya dilakukan?

Studi terbaru dilakukan oleh peneliti dari University of Georgia untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Baca juga: Viral Video Obrolan Ayah dan Anak Balita, Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Studi ini dilakukan dengan merekam dan mengamati perilaku dan pola aktivitas harian serta wawancara terhadap sekitar 80 pasangan ayah-anak, dengan usia rata-rata anak sekitar tiga tahun.

Data tersebut kemudian digunakan sebagai dasar analisis berdasarkan teori attachment security.

Hasilnya, terungkap bahwa terdapat dinamika yang dipengaruhi oleh jenis dan waktu aktivitas yang dilakukan bersamaan oleh ayah dan anak.

"Seorang ayah yang memilih untuk mencurahkan waktunya di akhir pekan untuk bermain bersama anaknya sekilas tampak membentuk hubungan paling baik," ujar Geoffrey Brown, peneliti yang memimpin studi ini, dilansir dari Medical Xpress.

Namun, ternyata faktanya tidak sesederhana itu.

" Ayah yang menghabiskan waktu di hari kerja untuk melakukan aktivitas terkait mengasuh dan merawat anak secara umum, memiliki hubungan yang lebih dekat yang dapat dijadikan prediktor kekuatan ikatan ayah-anak," lanjut Brown.

Hasil ini mensugestikan bahwa seorang ayah yang menghabiskan lebih banyak waktu di hari kerja untuk sekedar memberikan perhatian dan terlibat dalam pola asuh harian anak ternyata memiliki ikatan emosional lebih kuat dengan anak mereka.

Hal ini diduga disebabkan karena anak membentuk persepsi bahwa ayah mereka dapat menemani mereka kapanpun dibutuhkan.

Sedangkan bagi ayah yang fokus untuk bermain dan bersenang-senang dengan anak di akhir pekan memicu tingkat kesenangan dan kebahagiaan yang lebih pada anak, namun ikatan emosional antara ayah-anak tidak begitu kuat.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X