Inilah Cara Sederhana Bikin Tubuh Sehat, Hanya 2 Jam dalam Seminggu

Kompas.com - 14/06/2019, 17:03 WIB
Ilustrasi liburanmaxsaf Ilustrasi liburan

KOMPAS.com - Bercengkerama dengan alam, menikmati pemandangan hijau, dan udara segar memang dapat membuat tubuh lebih sehat dan bahagian. Namun berapa lama waktu yang diperlukan untuk itu?

Menurut ahli Inggris, kita hanya perlu meluangkan waktu minimal dua jam dalam sepekan berada di alam terbuka untuk dapat memiliki tubuh yang lebih sehat.

Alam terbuka yang dimaksud, kita bisa pergi ke pantai, gunung, atau sekadar mengunjungi taman kota yang memiliki banyak pohon.

Baca juga: Studi Ungkap Manfaat Liburan ke Alam Terbuka Saat Mudik bagi Anak

Kesimpulan ini bukan perkiraan dan omong kosong.

Dalam laporan yang terbit di Scientific Reports, Kamis (14/6/2019), ahli telah melakukan survei terhadap 20.000 orang dewasa Inggris seja 2014 sampai 2016 terkait waktu yang mereka habiskan di alam terbuka selama seminggu.

"Dibanding sama sekali tidak pergi ke luar ruangan, cukup meluangkan waktu selama 2 jam berada di alam akan memberi manfaat untuk kesehatan dan kebahagiaan kita," ujar para peneliti seperti dilansir Science Alert, Kamis (14/6/2019).

Para ahli menemukan, responden yang pergi ke alam kurang dari dua jam dalam seminggu memiliki tingkat kesehatan dan kebahagiaan sama seperti mereka yang tidak pernah pergi ke luar ruangan dan menikmati udara segar.

Sementara orang yang menyempatkan pergi menikmati alam bebas minimal dua jam dalam sepekan secara konsisten diketahui lebih sehat dan bahagia.

Akan lebih baik jika waktu yang dihabiskan di alam lebih lama. Sebab, mereka yang pergi lebih dari tiga jam  mendapat manfaat lebih nyata.

Baca juga: Kerusakan Alam dan Musnahnya Jutaan Spesies Nyata, Saatnya Bertindak

Studi ini bisa dibilang mendukung studi sebelumnya yang menemukan, tinggal di daerah asri berkaitan dengan angka penyakit kardiovaskular, obesitas, diabetes, asma, tekanan mental, kematian, dan miopia pada anak yang lebih rendah.

"Mengingat pentingnya alam untuk kesehatan dan kebahagiaan, kami menilai hal ini perlu diterapkan," ujar penulis menyimpulkan.





Close Ads X