Viral Video Obrolan Ayah dan Anak Balita, Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Kompas.com - 13/06/2019, 18:02 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Sebuah video yang berisi percakapan antara ayah dan anak mendadak viral minggu lalu. Penyebabnya adalah usia sang anak yang masih sangat muda, yaitu 19 tahun.

Dalam usia tersebut, umumnya anak-anak baru mengenal beberapa kata saja. Tapi di video tersebut, dengan keterbatasan kata sang anak, ayahnya justru terlihat sangat asyik menanggapinya.

Ayah dalam video tersebut adalah seorang komedian AS bernama DJ Pryor yang berbicara dengan putranya, Kingston Pryor, tentang akhir acara TV Empire.

Meski Kingston tidak dapat merumuskan kalimat yang tepat, ini tampaknya tidak mengganggu DJ. Bahkan, dia dengan senang hati berbicara dengan putranya ketika dia mengoceh dan memberi isyarat dengan menunjuk TV.

Baca juga: Bukan Hanya Opini, Pengkritik Tata Bahasa Memang Berkepribadian Menyebalkan

Video ini telah ditonton lebih dari 55 juta kali dan dibagikan 1,5 juta kali di Facebook saja.

Video ini lebih dari sekadar seuatu yang viral dan enak dilihat saja. Ada beberapa pelajaran pola asuh penting yang tergambar dalam rekaman berdurasi 85 detik itu.

Rekaman ini menggambarkan salah satu konsep paling penting yang mendasari ilmu perkembangan anak usia dini, yaitu bahwa interaksi orang tua dengan bayi mereka sangat penting untuk perkembangan otak mereka. Terutama, pada usia sebelum ulang tahun kelima mereka.

Seperti yang kita ketahui, anak-anak kecil mempelajari dasar-dasar keterampilan penting yang akan mereka butuhkan di kemudian hari — termasuk bahasa — dengan mengumpulkan informasi dari dunia di sekitar mereka dalam apa yang dikenal sebagai “lingkaran umpan balik sosial”.

Salah satu contoh dari lingkaran ini dalam tindakan adalah "bertindak dan menanggapi".

Dalam jenis pertukaran ini, "seorang bayi atau anak 'bertindak' kepada orang dewasa, dalam bentuk tatapan, suara, atau pertanyaan, dan orang dewasa menanggapinya dengan tatapan penuh kasih dan memikat, berbicara, atau tanggapan peduli terhadap pertanyaan itu," tulis Jenny Anderson dalam artikelnya di Quartz yang membahas penelitian perkembangan bahasa bayi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Quartz
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X