China Tampilkan Chip Pembaca Pikiran Pertama di Dunia

Kompas.com - 08/06/2019, 17:05 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com – China seperti tidak ada habis-habisnya dalam membuat terobosan teknologi.

Terbaru, Tianjin University dan China Electronics Corporation yang dimiliki oleh pemerintah China mengungkapkan kepada publik chip pembaca pikiran pertama di dunia. Disebut Brain Talker, chip tersebut dipamerkan dalam 3rd World Intelligence Congress.

Dilansir dari artikel Xinhua, Sabtu (18/5/2019); para pakar menjelaskan bahwa Brain Talker dirancang khusus untuk digunakan dalam brain computer interfaces (BCI).

Untuk diketahui, BCI merupakan alat yang menghubungkan otak dengan komputer. Pada saat ini, BCI masih tergolong “primitif” dan baru bisa digunakan untuk menyuarakan isi pikiran kita melalui komputer dan bermain Tetris melalui telepati.

Baca juga: CEO Facebook Akui Sedang Bangun Mesin Pembaca Pikiran

Namun di masa depan; BCI, seperti yang diprediksikan oleh ilmuwan Ray Kurzweil, mungkin akan bisa mengunggah otak kita ke komputer dan menyatukannya dengan kecerdasan buatan (AI).

Nah, BCI yang baru diperkenalkan oleh China ini akan semakin mendekatkan teknologi BCI dengan angan-angan Kurzweil.

Pasalnya, Brain Talker diklaim dapat “menerjemahkan keinginan pikiran penggunanya hanya dari sinyal listrik neural”, tanpa memerlukan perintah alat pada umumnya.

Dilansir dari siaran pers resmi, peneliti Tianjin University Ming Dong mengatakan, chip Brain Talker memajukan teknologi BCI sehingga menjadi lebih mudah untuk dibawa-bawa, digunakan dan diakses oleh khalayak umum.

Dengan hadirnya Brain Talker, bukan tidak mungkin BCI akan segera diaplikasikan di bidang game dan hiburan, kesehatan, edukasi, serta keamanan.




Close Ads X