Mengenal Trombektomi, "Vacuum Cleaner" Otak yang Bisa Tangani Stroke

Kompas.com - 31/05/2019, 18:35 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Oleh Iris Grunwald


TROMBEKTOMI adalah perawatan stroke revolusioner di mana gumpalan yang menyumbat dihisap keluar dari otak pasien. Saya melakukan prosedur trombektomi pertama pada 2006, tapi pengalaman tersebut sangat berkesan, seolah-olah baru terjadi kemarin.

Ketika itu saya bekerja sebagai dokter junior di laboratorium kateter (“cathlab”) di Rumah Sakit Universitas Saarland di Jerman. Saya menerima telepon dari Profesor Klaus Fassbender, kepala departemen neurologi, yang mengatakan bahwa seorang prajurit berusia 42 tahun baru saja dirawat, dia menderita stroke parah.

“Dia tidak bisa berbicara atau menggerakkan lengan atau kaki kanannya,” kata Fassbender.

Tentara itu yang juga seorang pelari maraton yang penuh semangat pingsan di rumah. Istrinya kemudian membawa dia ke rumah sakit tempat dia diberikan obat pemecah gumpalan darah, rtPA(recombinant tissue plasminogen activator). Meskipun obat ini diberikan pada jam kritis setelah dimulainya stroke, obat tersebut tidak manjur.

“Apakah kamu punya perangkat baru itu, vacuum cleaner untuk otak?” Fassbender bertanya. “Bisakah kau menyelamatkannya dengan perangkat itu?”

“Aku tidak yakin. Belum pernah dicoba di Eropa. Ia bahkan belum mendapat tanda CE," kataku, merujuk pada Conformité Européenne, persetujuan yang diperlukan perangkat medis sebelum mereka dapat digunakan di Uni Eropa. "Tapi kita akan lihat apakah kita bisa mendaftarkannya di percobaan dan mencobanya.”

“Sempurna. Kami akan membawa pasien ke cathlab,” kata Fassbender. “Dan, omong-omong, Anda harus berbicara bahasa Inggris kepada istrinya. Dia orang Amerika.” Bagus, tepat yang saya butuhkan, pikirku secara ironis. Saya pernah mendengar bahwa orang Amerika lebih mungkin untuk menuntut dokter mereka jika perawatan tidak sesuai rencana.

Beberapa menit kemudian, istri prajurit itu menemui saya. Dia ingin tahu apakah perangkat yang kami usulkan untuk mengeluarkan gumpalan dari otak suaminya telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Saya mengatakan kepadanya bahwa ini bahkan tidak ditandai logo CE. Itu adalah bagian dari percobaan yang saya ikuti. Tapi saya katakan dia bisa berbicara dengan penemu perangkat untuk meminta nasihat, sementara kami lanjut melakukan prosedur.

Dia setuju.

Kala itu kami membuat sayatan kecil di dekat pangkal paha pasien dan memasukkan kateter di sepanjang aorta, lalu ke dalam arteri karotis di lehernya. Kemudian kami memperkenalkan kateter isap (“vacuum cleaner”), yang dimasukkan ke dalam kateter yang lebih besar.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X