Kompas.com - 20/05/2019, 17:35 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Beragam produk energy drink mengklaim dapat menjaga ketahanan tubuh selama berpuasa. Tidak tanggung-tanggung, banyak iklan produknya yang juga menyarankan agar Anda rutin meminumnya saat berbuka dan sahur.

Mengingat tingginya kafein dan gula dalam energy drink, sebenarnya apa boleh Anda meminumnya saat buka puasa?

Efek buka puasa dengan energy drink

Minuman berenergi memiliki kandungan utama berupa kafein, gula, vitamin, dan asam amino yang disebut taurin.

Mengonsumsi minuman ini untuk berbuka puasa dapat menimbulkan efek sebagai berikut:

1. Badan terasa lemas

Sekaleng energy drink bisa mengandung 80-500 miligram kafein. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan secangkir kopi yang hanya mengandung 100 miligram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Suka Makan Pedas untuk Sahur dan Berbuka Puasa? Kenali Risikonya

Jumlah tersebut bahkan melebihi batas aman asupan kafein dalam sehari, yakni 400 miligram.

Setelah 10 menit Anda buka puasa dengan energy drink, kafein akan memasuki aliran darah dan meningkatkan denyut jantung.

Kemudian, 15-45 menit setelahnya, kadar kafein akan terus meningkat sehingga Anda lebih waspada, mudah berkonsentrasi, dan merasa gembira.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.