Ilmuwan China Buat Lem untuk Rekatkan Luka di Jantung

Kompas.com - 16/05/2019, 19:44 WIB
Ilustrasi jantung yodiyimIlustrasi jantung

Setelah dua minggu, tim membedah kembali babi-babi itu. Mereka tidak menemukan kebocoran gel dan jaringan jantung.

Bahkan, Ouyang menyebut hanya ada sedikit peradangan pada luka.

Melansir dari The Independent, Rabu (15/05/2019), lem ini disebut sebagai lem medis yang terbukti cukup kuat menahan tekanan setinggi itu.

Dalam laporannya di jurnal Nature, para peneliti mengatakan bahwa tekanan darah yang digunakan pada uji coba itu bahkan secara signifikan lebih tinggi dibanding tekanan normal.

Artinya, ikatan jaringan yang dihasilkan oleh lem tersebut tidak pecah ketika jantung berkontraksi dan memompa darah.

Selain itu, peneliti juga menguji biodegradabilitas gel dengan menyuntikkan lem ini pada kulit tikus. Selama 8 minggu, peneliti tidak menemukan lem yang tersisa dan tidak ada reaksi merugikan yang diamati.

Dengan hasil-hasil tersebut, Ouyang dan koleganya optimis untuk menggunakan lem ini pada manusia. Namun, mereka menegaskan perlu ada studi lanjutan untuk mengonfirmasi keamanaan lem ini sebelum digunakan pada manusia.

Baca juga: Hati-hati, Diet Rendah Karbohidrat Sebabkan Gangguan Ritme Jantung

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X