Kompas.com - 12/05/2019, 11:06 WIB

KOMPAS.com - Masa-masa pasien mendapat resep antibiotik kuat dari dokter sementara masih harus menunggu hasil laboratorium selama berhari-hari mungkin akan berakhir. Ada sebuah alat yang bisa memberikan hasil tes dalam hitungan menit.

Alat itu diciptakan oleh tim dari Penn State University dan dipaparkan dalam sebuah artikel yang terbit di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, Senin (06/05/2019), kantor berita AFP melaporkan.

Dikembangkan bersama dengan Pak Kin Wong, seorang profesor teknik biomedis dan mekanis, alat tersebut menggunakan teknologi mikro untuk menangkap satu sel bakteri yang kemudian diperiksa dengan mikroskop elektron.

Dengan cara tersebut, para dokter bisa menentukan dalam waktu 30 menit apakah ada bakteri dan kelemahannya terhadap pengobatan. Waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat dari 3-5 hari untuk mendapatkan hasil tes laboratorium saat ini.

Baca juga: Sindrom Nasi Goreng, Infeksi Bakteri yang Paling Sering Serang Manusia

"Kita sekarang meresepkan antibiotik meski tidak ada bakteri," kata Wong kepada AFP.

"Itu peresepan yang berlebihan. Ini salah satu yang kita coba untuk sampakan. Bisakah kita menentukan adanya infeksi bakteri dengan cepat?" imbuhnya.

Menurut artikel para peneliti, selain bisa mendeteksi keberadaan bakteri, alat tersebut juga bisa mulai mengklasifikasi jenis bakteri. Apakah sel-sel bakterinya berbentuk bulat, batang atau spiral.

"Alat ini menentukan keberadaan bakteri, namun bukan jenis bakterinya," kata Wong.

"Yang kami sedang kerjakan adalah pendekatan molekuler komplementer yang membantu kita mengidentifikasi spesiesnya," sambungnya.

Setelah menemukan adanya bakteri, sampel diberikan antibiotik untuk menentukan apakah jenis bakteri itu punya resistensi. Dalam kasus seperti ini, intervensi antibiotik terbukti tidak efektif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.