Studi: Jenggot Tebal Pria Lebih Banyak Kuman Dibanding Bulu Anjing

Kompas.com - 20/04/2019, 12:08 WIB
banyak pria ingin menumbuhkan jenggot agar penampilannya lebih maskuling-stockstudio banyak pria ingin menumbuhkan jenggot agar penampilannya lebih maskulin

KOMPAS.com - Anda memiliki jenggot lebat? Hasil penelitian baru menunjukkan, bahwa jenggot pria ternyata mengandung lebih banyak kuman dibanding bulu anjing.

Tim peneliti di Klinik Hirslanden di Swiss mengambil sampel dari jenggot 18 pria dan membandingkannya dengan sampel dari bulu leher 30 anjing berbagai jenis.

Mereka menemukan, bahwa semua pria (18-76 tahun) yang diambil sampelnya, menunjukkan jumlah mikroba yang tinggi pada jenggotnya.

Tetapi hanya 23 dari 30 anjing yang memiliki jumlah kuman banyak. Demikian menurut laporan yang dilansir oleh Daily Mail.

Baca juga: Janggut Tebal Bisa Jadi Tempat Berkembangnya Kuman

Tujuh dari pria tersebut, bahkan memiliki kuman di jenggotnya yang bisa membahayakan kesehatan manusia.

Profesor Andreas Gutzeit dari Klinik Hirslanden mengatakan kepada Daily Mail, "Berdasarkan temuan ini, bisa dibilang anjing adalah makhluk yang bersih dibandingkan dengan pria berjenggot."

Studi ini dilakukan oleh para ilmuwan yang ingin mengetahui apakah ada risiko bagi manusia untuk tertular penyakit yang dimiliki anjing jika menggunakan alat pemindai MRI yang sama.

Tim menemukan bahwa tidak hanya anjing yang cukup bersih untuk dibawa ke rumah sakit manusia, tetapi pemindai MRI sebenarnya cenderung lebih sering didesinfeksi setelah memindai anjing.

Sehingga perangkat ini jauh lebih higienis setelah pemindaian anjing daripada setelah pemindaian manusia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X