Mendadak Mati, Kura-kura Paling Langka di Dunia Tinggal 3 Ekor

Kompas.com - 16/04/2019, 10:42 WIB
Foto ini diambil pada 6 Mei 2015, menunjukkan kura-kura softshell raksasa Yangtze betina di Kebun Binatang Suzhou di Suzhou, provinsi Jiangsu, China timur. Penyu terbesar di dunia berada di ambang kepunahan setelah spesimen betina mati pada 13 April 2019 di kebun binatang Suzhou, hanya menyisakan tiga anggota spesies yang diketahui. STRFoto ini diambil pada 6 Mei 2015, menunjukkan kura-kura softshell raksasa Yangtze betina di Kebun Binatang Suzhou di Suzhou, provinsi Jiangsu, China timur. Penyu terbesar di dunia berada di ambang kepunahan setelah spesimen betina mati pada 13 April 2019 di kebun binatang Suzhou, hanya menyisakan tiga anggota spesies yang diketahui.


KOMPAS.com - Salah satu kura-kura terlangka di dunia, yaitu kura-kura jenis Yangtze softshell (berpunggung lunak) berukuran besar, ditemukan mati di China. Kematian kura-kura ini membuat spesiesnya di ambang kepunahan karena hanya tinggal menyisakan tiga ekor di dunia.

Dikenal pula dengan sebutan Rafetus swinhoei, kura-kura betina itu mati di Kebun binatang Suzhou di China Selatan di usia 90 tahun.

Para ahli telah mencoba membuahi kura-kura itu secara artifisial untuk kelima kalinya sampai sebelum dia mati.

Spesies ini terancam punah karena perburuan, penangkapan ikan yang berlebihan, serta perusakan habitatnya.

Baca juga: Spesies Sejenis Teripang Purba Ditemukan, Namanya Terinspirasi Fiksi Ilmiah

Seekor kura-kura jantan yang masih hidup tinggal di kebun binatang China, sementara dua kura-kura lainnya hidup di alam liar di Vietnam.

Sifat kura-kura yang sulit dipahami ini membuatnya sulit untuk diidentifikasi jenis kelaminnya.

Staf lokal dan para ahli internasional telah berupaya untuk membuahi kura-kura betina ini 24 jam sebelum dia mati.

Mereka mengatakan tidak ada komplikasi akibat operasi dan kura-kura itu didiagnosa dalam keadaan sehat, tetapi kondisinya memburuk pada hari berikutnya.

Penyebab kematiannya sedang diselidiki dan jaringan ovariumnya dikumpulkan untuk penelitian di masa depan.

Baca juga: Pelajari Gigi Mastodon, Para Peneliti Justru Temukan Spesies Baru

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X