Kompas.com - 12/04/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi seorang wnaita mendengarkan musik sembari tidur demaerreIlustrasi seorang wnaita mendengarkan musik sembari tidur

“Mereka mendapatkan waktu tidur ekstra, tapi tidak cukup untuk menggantikan waktu tidur yang hilang selama seminggu”, ujar Depner seperti yang dilansir dari Science News, Selasa (9/4/2019).

Individu dengan periode tidur kurang selama studi mengalami kenaikan berat badan. Pada akhir studi, anggota kelompok dua dan tiga berat badannya bertambah sekitar 1,5 kilogram.

Terkait temuan ini, Depner menjelaskan bahwa kenaikan berat badan terjadi akibat intervensi terhadap hormon pengatur rasa kenyang, seperti leptin, oleh pola tidur yang terganggu.

Pola tidur yang bergeser mengubah jam internal tubuh, sehingga rasa lapar terasa lebih malam. Dalam seminggu, kedua kelompok mengonsumsi sekitar 400-650 kalori lewat cemilan tengah malam.

Namun kelompok ketiga, yang menghabiskan akhir pekannya dengan tidur panjang, memiliki gangguan kesehatan paling parah, dimana terjadi penurunan sensitivitas terhadap insulin sekitar 27 persen, terutama pada sel otot dan hati.

Kedua sel ini berperan penting dalam metabolisme dan pengaturan kadar gula darah.

Baca juga: Masalah Sedunia, Susah Tidur Nyenyak tapi Tak Mau ke Dokter

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tiga pilar terpenting untuk gaya hidup sehat adalah tidur, olahraga, dan makanan”, jelas Peter Liu, endokrinolog dari University of Chicago, yang melakukan studi terkait pola tidur secara terpisah.

“Anda tidak bisa menyarankan seseorang untuk makan makanan sehat selama hari kerja, namun bebas mengonsumsi jenis makanan apapun saat akhir pekan. Sepertinya prinsip tersebut juga berlaku untuk pola tidur”, tutupnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.