Ini Gua Garam Terpanjang di Dunia, 10 Kilometer dan 7.000 Tahun

Kompas.com - 01/04/2019, 18:35 WIB
Salah seorang penjelajah mencoba merasakan dinding gua Malham yang merupakan gua garam terpanjang di dunia. MENAHEM KAHANA/AFP/Getty Images Salah seorang penjelajah mencoba merasakan dinding gua Malham yang merupakan gua garam terpanjang di dunia.

KOMPAS.com - Gua Malham di Gunung Sodom, Israel dinobatkan sebagai gua garam terpanjang di dunia oleh para peneliti.

Tim peneliti yang terdiri dari 80 penjelajah dari 9 negara ini menyebut jika panjangnya lebih dari 10 kilometer. Selain itu, berdasarkan penanggalan karbon, gua tersebut ditemukan berusia 7.000 tahun.

Dinding-dinding pada Gua Malham terbuat dari jenis garam yang ada di meja dapur Anda. Hal tersebut, menurut peneliti merupakan hasil dari aliran air yang melarutkan garam selama jutaan tahun hingga membentuk sebuah gua seperti sekarang ini.

Baca juga: Ancaman Makin Nyata, Garam dan Ikan Teri Juga Tercemar Mikroplastik

Tim menemukan gua tersebut ketika menyurvei sistem gua di selatan Laut Mati. Sebelumnya, para peneliti memang sudah menjelajah area tersebut. Namun, teknologi pemetaan yang lebih canggih memungkinkan mereka untuk menyelesaikan survei baru-baru ini.

Meski begitu, tetap bukan hal yang mudah untuk melakukan pengukuran gua tersebut. Para peneliti bekerja 10 jam sehari di bawah tanah, dan merangkak melalui lorong-lorong yang sempit unruk menghindari stalaktit garam dan kristal.

"Ternyata, Gua Malham memiliki panjang lebih dari 10 kilometer yang menjadikannya sebagai gua terpanjang di dunia," kata Profesor Amos Frumkin, peneliti dari Hebrew University Cave Research Center.

Temuan ini menggeser peringkat gua garam terpanjang sebelumnya yang dipegang oleh Gua Namakdan di Iran dengan panjang sekitar 6.850 meter.

Baca juga: Penuh Harta Karun, Gua Dewa Jaguar Ditemukan di Bawah Runtuhan Maya

Para peneliti juga berpendapat, seiring waktu, gua tersebut akan semakin panjang.

"Gua ini jelas lebih panjang dari perkiraan. Panjangnya bisa melebihi dari ukuran sekarang," tambah Boaz Langford, peneliti lain dari Hebrew University.

Kini, para peneliti masih mengeksploarsi beberapa tempat yang sulit dijangkau untuk memastikan panjang gua Malham ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X