Ikuti Jejak Korsel, China Gunakan Anjing Kloning sebagai Hewan Pelacak

Kompas.com - 21/03/2019, 19:02 WIB
Kunxun, anjing kloning pertama yang dilatih China sebagai hewan pelacak dan bergabung dalam tim kepolisian. Kunxun, anjing kloning pertama yang dilatih China sebagai hewan pelacak dan bergabung dalam tim kepolisian.

"Induk penggantinya adalah anjing beagle yang lembut. Untuk mencegah komplikasi dan  meningkatkan kualitas hidup, kami melakukan operasi caesar," terang teknisi proek Sinogene, Liu Xiaojuan.

Melansir South China Morning Post, Selasa (19/3/2019), anjing beagle adalah ras standar yang digunakan untuk eksperimen kloning dan harus merogoh biaya sebesar 380 ribu yuan atau setara Rp 791 juta untuk setiap anjing hasil kloning.

Sementara untuk melatih anjing polisi selama lima tahun, biaya yang dihabiskan sekitar 500 ribu yuan atau setara Rp 1 miliar.

Pihak kepolisian China mengaku butuh waktu lama untuk mendapat anjing pelacak seperti Huahuangma, ibaratnya satu banding seribu.

Sebab itu, perusahaan Sinogene berpendapat bahwa kloning adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendapat anjing secerdas Huahuangma dengan biaya lebih murah.

Sinogene berencana akan melanjutkan  program kloning anjing pelacak bila Kunxun berhasil dilatih menyerupai Huahuangma. China membayangkan akan memiliki pasukan anjing polisi yang tangguh.

"Saat ini kloning anjing polisi masih dalam tahap percobaan. Kami berharap dalam 10 tahun ke depan, saat teknologi semakin canggih, kita dapat mengkloning anjing yang luar biasa," kata Wan.

Saat Kunxun nanti berusia enam bulan, dia akan masuk "universitas" dan mendapat pelatihan khusus tentang pelacakan, deteksi obat, keamanan, dan mendeteksi bukti.

Baca juga: Mengenal Seluk Beluk Kloning Anjing Lewat Barbra Streisand

Korea Selatan adalah negara pertama yang menggunakan anjing kloning pertama untuk dijadikan anjing pelacak pada 2007.

Kloning hewan menjadi semakin lazim di China untuk penelitian dan penggunaan komersial.

Belum lama ini, China mengkloning lima monyet untuk menguji pengobatan penyakit mental.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X