Soal Koin Emas Zaman Majapahit, Ini Imbalan Saat Temukan Benda Purbakala

Kompas.com - 12/03/2019, 20:10 WIB
Lokasi ditemukannya situs purbakala diduga bekas permukiman masa Kerajaan Majapahit di ruas pembangunan Jalan Tol Pandaan - Malang seksi 5 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (8/3/2019). PT Jasamarga Pandaan Malang menghentikan sementara konstruksi jalan tol di lokasi tersebut akibat penemuan situs itu.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Lokasi ditemukannya situs purbakala diduga bekas permukiman masa Kerajaan Majapahit di ruas pembangunan Jalan Tol Pandaan - Malang seksi 5 di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (8/3/2019). PT Jasamarga Pandaan Malang menghentikan sementara konstruksi jalan tol di lokasi tersebut akibat penemuan situs itu.

KOMPAS.com - Kabar penemuan banyak koin emas dan peralatan rumah tangga dari bahan perunggu di situs kuno kawasan Sekarpuro, Malang, Jawa Timur menyita perhatian. Temuan tersebut disebut-sebut berasal dari Zaman Majapahit.

Salah satunya karena tak sedikit warga yang nekat mengambil sejumlah benda purbakala di situs tersebut. Bahkan, beberapa kolektor telah menawar temuan-temuan tersebut.

Tak hanya koin emas dan peralatan rumah tangga, ternyata di situs tersebut juga ditemukan berbagai benda purbakala lainnnya. Hal tersebut disampaikan oleh Wicaksono Dwi Nugroho, arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur yang turut menangani kasus ini.

"Ada struktur bata yang nampak pada penggerusan tanah untuk (pembangunan) jalan tol," kata Wicaksono melalui sambungan telepon kepada Kompas.com, Selasa (12/03/2019).

Baca juga: Agama Gajah Mada dan Majapahit yang Sebenarnya Akhirnya Diungkap

"Per hari ini, kita membuka dua kota gali di sisi barat dari jalan tol dan menemukan adanya lanjutan struktur bata yang nampak di awal," imbuhnya.

Selain itu, Wicaksono juga menyebut bahwa ada keterangan ditemukannya uang kepeng, porselen, dan emas.

"Cuma belum saya telusuri lagi ke penemu," ujar Wicaksono.

Menemukan Benda Purbakala

Terkait dengan kabar temuan koin emas oleh warga, Wicaksono juga memberikan keterangan apa yang harus dilakukan.

"Masyarakat yang menemukan (benda purbakala) seharusnya melaporkan ke kepala desa, nanti kepala desa bisa melaporkan ke dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten, kemudian melaporkan lagi ke kami (BPCB)," kata Wicaksono.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X