Gempa Hari Ini: M 5,5 di Aceh Singkil dan Nias, Apakah Berpotensi Tsunami?

Kompas.com - 11/03/2019, 21:35 WIB
Gempa yang cukup kuat dirasakan pada pukul 20.26.26 WIB, yang terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Singkil dan dampaik di Kepulauan Nias diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini bermagnitudo 5,5 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,3 SR, Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,96 LU dan 97,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 34 km arah selatan Kota Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Propinsi Aceh pada kedalaman 52 km.Kompas.com/ Hendrik Yanto Halawa Gempa yang cukup kuat dirasakan pada pukul 20.26.26 WIB, yang terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Singkil dan dampaik di Kepulauan Nias diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini bermagnitudo 5,5 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,3 SR, Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,96 LU dan 97,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 34 km arah selatan Kota Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, Propinsi Aceh pada kedalaman 52 km.

KOMPAS.com - Gempa bumi berkekuatan M 5,5 mengguncang Kabupaten Aceh Singkil dan Nias. Lindu tektonik tersebut terjadi sekitar pukul 20.26 WIB.

"Hasil analisis BMKG menunukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M 5,5 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 5,3," tulis pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam siaran persnya.

Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,96 Lu dan 97,82 BT. Tepatnya, berada di laut pada jarak 34 km arah selatan Kota Singkil, Kabupaten Aceh Singkil pada kedalaman 52 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust," tulis BMKG.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 3,2 Guncang Sulawesi Tenggara

"Hasil menkanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault)," imbuh mereka.

Sejauh ini, warga melaporkan guncangan gempa terasa pada skala intensitas IV MMI di Aceh Singkil, III-IV MMI di Gunung Sitoli dan Nias Utara, II-III MMI di teluk Dalam dan Sibolga, serta skala intensitas II MMI di Sdikalang, Dolok Sanggul, dan Subulussalam.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," kata BMKG.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," pungkas siaran pers tersebut.




Close Ads X