Kompas.com - 27/02/2019, 18:19 WIB

KOMPAS.com - SpaceX baru saja diberi lampu hijau oleh NASA untuk meluncurkan roket baru mereka ke stasiun luar angkasa internasional (ISS). Namun, roket tersebut tidak akan mengangkut astronot melainkan manekin.

Misi yang akan diluncurkan pda hari Sabtu (02/03/2019) mendatang juga akan membawa pasokan untuk para kru ISS.

Ini merupakan kedua kalinya perusahaan milik Elon Musk tersebut mengirim manekin ke luar angkasa. Sebelumnya, Musk mengirim manekin yang dinamai Starman di belakang kemudi mobil Tesla ke orbit Mars pada 2018.

Kali ini, manekin yang dikirimkan akan dilengkapi dengan sensor ilmiah untuk memberikan tim SpaceX data penting dalam menempatkan manusia di kapsul roket Crew Dragon pada perjalanan ke ISS.

Baca juga: SpaceX Luncurkan 10 Satelit Komunikasi Iridium

Crew Dragon sendiri adalah penerus pesawat antariksa Dragon yang selama ini membawa pasokan barang ke ISS sejak 2012. Crew Dragon disebut bisa membawa hingga 7 anggota awak ke ISS.

Ketika mengumumkan uji coba kapsul Crew Dragon ini, wakil presiden direktur SpaceX Hans Koenigsmann mempertanyakan istilah yang tepat untuk manekin tersebut.

"Haruskan saya menyebutnya 'boneka'? Apakah itu kata yang tepat," ujar Koenigsmann dikutip dari Digital Trends, Senin (25/02/2019).

"ATD, kami lebih suka untuk tidak menyebutnya boneka," kata Kathy Lueders, manajer program kru komersial NASA.

ATD merupakan singkatan dari perangkat uji antromorfik.

Menurut Bill Gerstenmaier, petugas rekanan NASA untuk eksplorasi dan operasi manusia, peluncuran uji coba dengan manekin ini akan digunakan "secara ketat" untuk menilai prosedur pendeteksian kesalahan.

"Kendaraan itu tidak sepenuhnya berkualitas," katanya dikutip dari The Independent, Selasa (26/02/2019).

"Tapi kita tahun perangkat kerasnya cukup bagis untuk melakukan penerbangan demonstrasi ini. Faktanya, kami ingin melihat apakah ada hal lain yang kami lewatkan dalam penerbangan ini, dan kami sepenuhnya berharap untuk mempelajari beberapa hal di penerbangan ini," sambung Gerstenmaier.

Baca juga: NASA Nyalakan Lampu Hijau untuk Uji Crew Dragon ke ISS

Pada bulan April mendatang, NASA berencana mengirim astronot Bon Behnken dan Dog Hurley menggunakan kapsul tersebut.

Ini akan menandai era baru dalam penerbangan manusia ke antariksa AS. Pasalnya, program Space Shuttle pensiun tahun 2011, AS belum meluncurkan astronotnya ke ISS dari negara tersebut.

Selama ini, AS mengandalkan kapsul Soyuz milik Rusia untuk meluncur ke ruang angkasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Penyebab Perubahan Iklim

5 Penyebab Perubahan Iklim

Fenomena
Ketahui Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air Menurut Dokter

Ketahui Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air Menurut Dokter

Kita
Harta Karun Emas Permata Ditemukan di Kapal Karam Berusia 366 Tahun

Harta Karun Emas Permata Ditemukan di Kapal Karam Berusia 366 Tahun

Fenomena
Cacar Monyet Belum Ada di Indonesia, Dokter: Bila Ada 1 Kasus, Harus Dinyatakan Kejadian Luar Biasa

Cacar Monyet Belum Ada di Indonesia, Dokter: Bila Ada 1 Kasus, Harus Dinyatakan Kejadian Luar Biasa

Kita
Apa Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan?

Apa Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan?

Oh Begitu
Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Astronom Cari Meteorit Antarbintang Menggunakan Magnet Besar, Untuk Apa?

Fenomena
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan, Berpotensi Sebabkan Cuaca Ekstrem di Wilayah Berikut

Fenomena
Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Badai Matahari Dilaporkan Hantam Medan Magnet Bumi, Apa Dampaknya?

Fenomena
Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

Oh Begitu
Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Kita
Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Kita
Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Kita
Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.