Kompas.com - 19/02/2019, 19:02 WIB
Wallace Smith Broecker, bapak ilmu iklim yang mencetuskan istilah Pemanasan Global meninggal dunia. Wallace Smith Broecker, bapak ilmu iklim yang mencetuskan istilah Pemanasan Global meninggal dunia.

Pada 1984, Broecker mengatakan kepada sebuah subkomite DPR AS bahwa penumpukan gas rumah kaca memerlukan upaya nasional baru dan berani yang bertujuan memahami operasi atmosfer, lautan, es dan biosfer terestrial.

"Kita hidup dalam sistem iklim yang dapat berpindah secara tiba-tiba dari suatu keadaan ke keadaan lainnya. Dengan membuang sejumlah besar gas rumah kaca ke atmosfer seperti karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil, kita sedang melakukan percobaan yang dapat memiliki efek menghancurkan." kata Broecker kepada Associated Press pada 1997.

"Kita bermain dengan binatang buas yang sedang marah, sistem iklim yang telah terbukti sangat sensitif," katanya.

Broecker menerima Medali Sains Nasional pada 1996. Dia juga anggota Akademi Sains Nasional. Dia juga menjabat sebagai koordinator penelitian untuk Biosfer 2, sebuah lingkungan hidup eksperimental yang berubah menjadi lab penelitian.

Broecker lahir di Chicago pada 1931 dan dibesarkan di pinggiran Kota Oak Park.

Dia bergabung dengan fakultas Columbia pada 1959, menghabiskan sebagian besar waktunya di laboratorium universitas di Palisades, New York. Broecker dikenal di kalangan sains sebagai "Bapak Ilmu Iklim" dan "Dekan Ilmuwan Iklim".

Baca juga: Gara-gara Pemanasan Global, Sumber Pangan di Samudra Arktik Kabur

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penemuannya sangat mendasar untuk menafsirkan sejarah iklim bumi," kata Oppenheimer.

"Tidak ada ilmuwan yang selalu dengan semangat mendorong keterlibatan kecuali dia: dia adalah seorang penghasut dalam arti yang baik, bersedia untuk menekan ide-ide yang tidak populer seperti menyebarkan zat pencemar ke arah atas untuk mengimbangi perubahan iklim. Tapi itu selalu merupakan percakapan dua arah, tidak pernah membosankan, selalu mendidik. Saya akan merindukannya," imbuh Oppenheimer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.