"Dicomblangin", Harimau Sumatera di London Justru Dibunuh Calon Pasangan

Kompas.com - 10/02/2019, 13:22 WIB
Harimau Asim Harimau Asim

"Staf kebun binatang segera menerapkan respons yang telah disiapkan, menggunakan suara keras, suar, dan alarm untuk mengalihkan perhatian pasangan itu, tetapi Asim sudah mengalahkan Melati," kata Kebun Binatang tersebut.

Ketika para penjaga berhasil mengamankan Asim di kandang terpisah, dokter hewan mengonfirmasi bahwa Melati telah tewas dalam serangan itu.

Kabar duka ini menjadi kesedihan bagi para konservasionis. Apalagi, harimau sumatera dianggap sangat terancam punah oleh World Wildlife Fund for Nature.

Saat ini, jumlah harimau sumatera diperkirakan hanya tersisa kurang dari 400 spesies di alam liar.

Baca juga: INFOGRAFIK: Harimau Sumatera Terancam Punah

Pasangan Sebelumnya

Sebenarnya, ini bukan kali pertama Melati "dicomblangkan" untuk berkembang biak. Sebelum Asim, Melati dipasangkan dengan Jae Jae, seekor harimau jantan yang dikirim ke Kebun Binatang Perancis pada 30 Januari lalu.

Merangkum dari BBC, Jumat (8/2/2019), dengan Jae Jae, Melati menghasilkan tujuh bayi harimau yang lahir pada tahun 2013, 2014, dan 2016.

Tahun 2013, Melati melahirkan dua anak harimau. Sayangnya, salah satu anaknya jatuh ke kolam dan mati.

Sekitar Februari 2014, Melati melahirkan tiga ekor anak harimau lagi. Selanjutnya pada 2016, ia beranak dua harimau lagi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN,BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X