WHO Serukan Tindakan Cepat Basmi Kanker Serviks

Kompas.com - 04/02/2019, 20:30 WIB
Ilustrasi kanker Bet_NoireIlustrasi kanker

"Bhutan juga mencapai 90 persen dan Malaysia 97 persen. Jadi terdapat contoh-contoh bagus yang menunjukkan bahwa vaksin ini diterima dan disalurkan ke negara-negara yang berpenghasilan rendah," sambungnya.

Bloem mengatakan, empat negara di Afrika — Ethiopia, Tanzania, Zimbabwe dan Senegal memperkenalkan vaksin itu tahun lalu.

Dia menambahkan, 11 negara lagi di Afrika dan Asia akan mulai menggunakan vaksin itu tahun depan.

Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Keluarga, Wanita, Anak-anak dan Remaja, Princess Nothemba Simelela mengatakan, masalah besar di negara berkembang adalah kurangnya tenaga trampil untuk menguji dan mendiagnosa kanker mulut rahim pada wanita.

Baca juga: Cegah dan Lawan Kanker dengan Gaya Hidup Sehat

Simelela menambahkan, perempuan yang tinggal di daerah terpencil dan pedesaan sering punya kesulitan pergi ke klinik, tempat mereka diuji dan diobati untuk penyakit itu.

Namun dia mengatakan kepada VOA, ada beberapa strategi, yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mengatasinya.

"Kita bisa memanfaatkan klinik berjalan yang bisa dijangkau. Kadang-kadang, yang ada adalah kebutuhan berhari-hari dimana perempuan harus dipanggil atau gadis-gadis dibawa ke sana untuk mendapat perhatian ini," ujarnya.

Dia mengatakan strategi lain yang dapat digunakan pemerintah adalah menggunakan program kesehatan sekolah.

Sebagai contoh, Rwanda dan Afrika Selatan membawa vaksin ke sekolah-sekolah, di mana tersedia akses ke sejumlah besar anak perempuan dalam kelompok usia yang perlu dijangkau.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X