Gempa Hari Ini: Lindu Susulan di Mentawai Capai 41 Kali

Kompas.com - 02/02/2019, 21:08 WIB
BMKG Shake Map http://inatews.bmkg.go.idBMKG Shake Map

KOMPAS.com - Kepulauan Mentawai diguncang rentetan gempa bumi pada Sabtu (02/02/2019) petang. Badan Meteoroogi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa rentetan lindu tersebut merupakan jenis gempa megathrust dengan kedalaman dangkal kurang dari 20 km.

Hal itu disampaikan oleh Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Dia menjelaskan bahwa pusat gempa bumi terletak di laut pada jarak 29 km arah barat daya Kota Sikakap, Pagai Utara.

"Hingga pukul 18.55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak 31 kali, dengan kekuatan magnitudo terbesar M 5,9," ungkap Daryono melalui pesan singkat, Sabtu (02/02/2019).

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 3,5 Guncang Muarateweh

Sejauh ini, ada 4 aktivitas gempa yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat Mentawai hingga Padang yaitu magnitudo 5,3 6,1 5,3 dan 5,9.

"Adapun lokasi pusat gempa yang aktif saat ini terletak di antara segmen yang belum pecah dan yang sudah pecah pada tahun 2007 dan 2010," kata Daryono.

"Perlu diketahui bahwa, sebelumnya di zona ini pernah terjadi gempa kuat pada 13 September 2007 dengan kekuatan M 8,5 dan M 7,9. Selanjutnya pada 26 Oktober 2010 juga terjadi gempa dengan M 7,8," sambungnya.

Peta gempa Mantawai 02 Februari 2019 Peta gempa Mantawai 02 Februari 2019

Daryono mengingatkan masyarakat tetap perlu waspada meskipun lokasi gempa saat ini terletak di batas antara segmen yang belum pecah dan yang sudah pecah.

"Laporan warga menunjukkan beberapa rumah mengalami kerusakan ringan di Pulau Pagai Utara," tuturnya.

"Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang tetapi waspada. Jika terjadi gempa kuat agar segera menjauh dari pantai," tegas Daryono.

Update terbaru hingga pukul 19.30 WIB, Daryono menyebut sudah terjadi 41 gempa bumi susulan yang bisa dianalisis.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Oh Begitu
Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Oh Begitu
Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Oh Begitu
Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Oh Begitu
Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X