Kompas.com - 31/01/2019, 19:02 WIB

Seorang pria di sepanjang tepi danau saat suhu udara berkisar minus 20 derajat Celsius pada 30 Januari 2019, di Chicago. Seorang pria di sepanjang tepi danau saat suhu udara berkisar minus 20 derajat Celsius pada 30 Januari 2019, di Chicago.

"Itu hanya cara aliran jet diposisikan selama musim dingin yang khas. Gunung-gunung sudah mengganggu aliran jet, sementara itu daerah seperti Great Lake, Minnesota, dan Dakota jauh lebih nyaman," jelasnya.

Tyler melanjutkan, bentang alam yang saling berinteraksi dan arus udara biasanya menyebabkan ledakan udara Arktik ke arah selatan dan timur pegunungan, sehingga membuat sisi Barat tetap normal.

Baca juga: Suhu Jawa 34-37,5 Derajat Celcius, Bukan Berarti Rasanya Sepanas Itu

Sebenarnya, tidak hanya kawasan Amerika Tengah dan Kanada saja yang mengalami efek semacam ini.

"Hal ini juga terjadi di sebagian wilayah Siberia di Rusia, Mongolia, dan beberapa bagian China Utara," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.