Kompas.com - 21/01/2019, 17:44 WIB
Ilustrasi paus beluga atau paus putih DoungJi HongIlustrasi paus beluga atau paus putih

KOMPAS.com - Sebuah makalah ilmiah yang dipulikasikan dalam jurnal PLOS ONE memberikan kabar baik terkait populasi hewan laut di AS.

Jumlah populasi paus, duyung, dan kura-kura laut di negara itu sedang meningkat. Fenomena ini disebut seiring dengan terbitnya undang-undang tengara untuk melindungi beberapa spesies yang paling terancam punah di perairan AS.

Lebih dari tiga perempat populasi mamalia laut dan kura-kura yang dilindungi oleh Peraturan Perlindungan Satwa Terancam Punah AS (ESA) telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang jelas dalam beberapa dekade terakhir.

Para ahli di Center for Biological Diversity, sebuah organisasi non pemerintah yang berbasis di Arizona, menyebut hasil positif ini adalah bukti bahwa konservasi spesies yang ditunjang oleh hukum perikanan dapat memberikan dampak baik.

Baca juga: Demi Berburu Paus, Jepang akan Keluar dari IWC

ESA adalah undang-undang lingkungan yang pertama kali dirancang pada tahun 1973. Tujuannya adalah untuk menghentikan hewan dan tumbuhan di seluruh AS dari kepunahan.

Perkiraan sebelumnya menunjukkan bahwa tanpa perlindungan yang ditawarkan oleh perangkat hukum ini, lebih dari 200 spesies akan musnah sekitar tahun 2006.

Namun, dengan meningkatnya ancaman global terhadap kelangsungan hidup spesies, Dr Abel Valdivia dan rekan-rekannya di pusat menekankan pentingnya melacak populasi semua spesies yang masih dalam ancaman.

Ini khususnya berlaku untuk hewan laut, yang datanya sering kurang.

Tim itu kemudian menganalisis 23 dan delapan populasi representatif dari 14 mamalia laut dan lima spesies penyu.

Hasilnya, mereka menemukan 24 populasi yang meningkat dalam jumlah besar berasal dari spesies yang terdaftar di bawah ESA selama setidaknya dua dekade. Ini menunjukkan pentingnya perlindungan jangka panjang bagi makhluk laut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Manfaat Kesehatan dari Puasa Menurut Sains

8 Manfaat Kesehatan dari Puasa Menurut Sains

Kita
Mundur dari ISS, Rusia Bakal Luncurkan Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Mundur dari ISS, Rusia Bakal Luncurkan Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Oh Begitu
Keganasan Bisa Ular Bervariasi, Peneliti Ungkap Penyebabnya

Keganasan Bisa Ular Bervariasi, Peneliti Ungkap Penyebabnya

Fenomena
Tapir Betina Masuk ke Kolam Ikan di Pekanbaru, Hewan Apa Itu?

Tapir Betina Masuk ke Kolam Ikan di Pekanbaru, Hewan Apa Itu?

Fenomena
Kopi Liar bisa Lindungi Masa Depan Minuman Kopi dari Perubahan Iklim

Kopi Liar bisa Lindungi Masa Depan Minuman Kopi dari Perubahan Iklim

Fenomena
Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter dari Aceh hingga Papua

Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter dari Aceh hingga Papua

Oh Begitu
63 Gempa Guncang Samosir Sejak Januari 2021, BMKG Pastikan Gempa Swarm

63 Gempa Guncang Samosir Sejak Januari 2021, BMKG Pastikan Gempa Swarm

Fenomena
Meneladani Kartini, Para Peneliti Perempuan Berjuang untuk Kemajuan Riset di Indonesia

Meneladani Kartini, Para Peneliti Perempuan Berjuang untuk Kemajuan Riset di Indonesia

Oh Begitu
Perbedaan Porang, Iles-iles, Suweg, dan Walur, dari Ciri hingga Manfaatnya

Perbedaan Porang, Iles-iles, Suweg, dan Walur, dari Ciri hingga Manfaatnya

Oh Begitu
Jadi Penyebab Wafatnya Kartini, Angka Kematian Ibu di Indonesia Masih Tinggi

Jadi Penyebab Wafatnya Kartini, Angka Kematian Ibu di Indonesia Masih Tinggi

Oh Begitu
Polemik Usai Terbitnya Buku Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Polemik Usai Terbitnya Buku Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Oh Begitu
Cita-cita Kartini yang Tercapai Usai Kepergiannya

Cita-cita Kartini yang Tercapai Usai Kepergiannya

Kita
Korban Bencana NTT Dapat Bantuan Sebungkus Mi Instan dan 1 Butir Telur, Ahli Gizi Rekomendasikan 3 Makanan Bergizi

Korban Bencana NTT Dapat Bantuan Sebungkus Mi Instan dan 1 Butir Telur, Ahli Gizi Rekomendasikan 3 Makanan Bergizi

Oh Begitu
Asal-usul Nama Jepara, Berasal dari Kata Ujungpara hingga Jumpara

Asal-usul Nama Jepara, Berasal dari Kata Ujungpara hingga Jumpara

Oh Begitu
Kisah Sitisoemandari Soeroto, Korbankan 4 Tahun Tuliskan Biografi Kartini

Kisah Sitisoemandari Soeroto, Korbankan 4 Tahun Tuliskan Biografi Kartini

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X