Harimau Diprediksi Bakal Punah 10 Tahun Lagi, Saatnya Kita Bertindak

Kompas.com - 21/01/2019, 17:00 WIB
Harimau sumatera Atan Bintang saat berada di kandang observasi di Dharmasraya, Sumatera Barat. KOMPAS.com/ DOK BBKSDA RIAUHarimau sumatera Atan Bintang saat berada di kandang observasi di Dharmasraya, Sumatera Barat.

Oleh sebab itu, evaluasi terbaru dan lebih terkini tentang jumlah harimau di alam liar akan diterbitkan akhir bulan ini.

Perkiraan yang disampaikan Jones mungkin mengerikan, tapi kita tidak boleh hilang harapan.

Tahun lalu sebuah studi yang dilakukan di Nepal menemukan bahwa jumlah harimau Bengal yang tinggal di sana naik dua kali lipat dibanding 2009, menjadi 235 dari 121.

Baca juga: Hutan Sumatera Kian Menipis, Populasi Harimau Tak Sampai 400 Ekor

Ahli spesies liar berharap akan ada lebih banyak negara yang mengikuti jejak Nepal untuk memenuhi tujuan yang ditetapkan dalam program TX2 WWF, yakni rencana ambisius untuk meningkatkan populasi gabungan dari enam subspesies harimau menjadi 6.000 ekor pada 2022.

Tahun itu dipilih karena bertepatan dengan tahun Macan menurut perhitungan zodiak China.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X