Harimau Diprediksi Bakal Punah 10 Tahun Lagi, Saatnya Kita Bertindak

Kompas.com - 21/01/2019, 17:00 WIB
Harimau sumatera Atan Bintang saat berada di kandang observasi di Dharmasraya, Sumatera Barat. KOMPAS.com/ DOK BBKSDA RIAUHarimau sumatera Atan Bintang saat berada di kandang observasi di Dharmasraya, Sumatera Barat.

KOMPAS.com - Harimau (Panthera tigris) diprediksi dapat punah dalam satu dekade mendatang. Ini merupakan peringatan yang disampaikan CEO Born Free (amal satwa liar Inggris), Howard Jones.

"Tak bisa terbayangkan sebuah dunia tanpa harimau. Bila kita tidak bertindak sekarang, konsekuensinya mengerikan," kata Jones.

Melansir IFL Science, Kamis (17/1/2019), Jones bukan yang pertama memprediksi hal tersebut.

Baca juga: INFOGRAFIK: Harimau Sumatera Terancam Punah

Harimau sudah berada di ambang kepunahan untuk sementara waktu pada 2012. Para ahli satwa liar berkata, kita mungkin akan kehilangkan mereka (di alam liar) dalam 12 tahun.

Merujuk angka yang dihitung Word Wildlife Fund (WWF) dan Global Tiger Forum pada 2016, telah terjadi penurunan populasi sebesar 96 persen dalam 100 tahun terakhir. Dari yang awalnya sekitar 100.000 ekor menjadi kurang dari 4.000.

Sayangnya, banyak hal tampaknya tidak membaik. Berkat perburuan, penyelundupan, dan perusakan habitat alami, harimau yang hidup saat ini hanya sekitar 7 persen di dunia.

Daftar merah IUCN mencantumkan harimau sebagai terancam punah setelah memperkirakan ada sekitar 2.154 sampai 3.159 ekor harimau dewasa di alam liar.

Sementara jumlah harimau yang tercatat ada di kebun binatang dan sebagian lainnya diperlihara warga AS, jumlahnya bisa mencapai 7.000 ekor.

IUCN mengatakan populasi harimau menurun drastis, tapi WWF menggambarkan populasi mereka meningkat.

Perbedaan itu mungkin disebabkan oleh inklusi atau pengecualian harimau yang belum mencapai usia matang atau perbedaan dalam metode perhitungan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Kita
Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Oh Begitu
Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X