25.000 Tahun Lalu, Manusia Sudah Buru Mammoth Pakai Tombak Batu

Kompas.com - 20/01/2019, 19:08 WIB
Ilustrasi Esteban De ArmasIlustrasi

Selama ini, ada bukti yang kuat jika manusia memang mengonsumsi mammoth.

Salah satu contohnya ditemukan di situs Kraków di Polandia. Di lokasi tersebut, para peneliti menemukan tulang mammoth yang terbakar. Hal ini menunjukkan bahwa orang zaman itu berpesta mammoth panggang.

Baca juga: Mammoth Emas, Fosil Berbulu yang Diyakini Ahli Spesies Baru

"Namun, Anda tidak pernah bisa benar-benar memastikan apakah hewan tersebut diburu oleh manusia atau jangan-jangan mereka hanya mengambil bangkai mammoth yang sudah mati lantas memakannya, kata Adrian Lister, profesor di Natural History Museum di London, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Jika mammoth diburu, pertanyaan selanjutnya adalah senjata apa yang digunakan untuk melawan mereka. Temuan ini membuktikan jika tombak digunakan untuk membunuh para mammoth.

Mammoth sendiri hidup di Eropa mulai sekitar 500.000 tahun lalu dan mulai menghilang sekitar 15.000 tahun lalu. Namun mereka bertahan lebih lama di Alaska dan tinggal di Pulau Wrangel, lepas timur laut Rusia sampai sekitar 4.000 tahun yang lalu.

Gabungan perubahan kondisi iklim dan perburuan kemungkinan menyebabkan kepunahan mammoth. Namun para peneliti masih berdebat, faktor mana yang memainkan peran lebih besar.

Bisa jadi temuan ini sekaligus memberikan gambaran jika manusia juga memainkan peran dalam kepunahan mahluk tersebut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X