Kompas.com - 16/01/2019, 18:00 WIB
Ilustrasi wine Thinkstockphotos.comIlustrasi wine

Di sana, tumbuh-tumbuhan seperti anggur, stroberi, dan arugula akan dibiarkan tumbuh dengan campur tangan manusia seminim mungkin. Ini untuk percobaan bagaimana tanaman akan tumbuh di Mars.

Untuk itu para ahli anggur Georgia akan berusaha mencari varietas yang paling unggul dan memenuhi syarat seperti disebutkan di atas.

Sementara itu, para ahli dari Universitas Teknologi Bisnis Tbilisi berencana membuat simulasi lingkungan Mars di laboratorium. Mereka akan membuat lingkungan dengan kadar karbon monoksida tinggi dan udara tipis seperti pada ketinggian 6.000 meter di atas permukaan air laut.

Baca juga: Anggur di California Terpapar Partikel Radioaktif Fukushima, Kok Bisa?

Eksperimen itu mungkin tidak akan membuahkan hasil sampai 2022. Namun para ahli yakin bahwa mereka mampu membuat segelas anggur putih terbaik di Mars.

"Anggur putih cenderung lebih tahan terhadap virus. Jadi saya membayangkan mereka akan melakukan hal yang sama di lingkungan dengan tingkat radiasi seperti Mars. Kulitnya menunjukkan hal tersebut," ujar Levan Ujmajuridze, direktur Laboratorium kebun anggur Georgia, seperti dilansir Live Science, Senin (14/1/2019).


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X