Kompas.com - 15/01/2019, 11:20 WIB

KOMPAS.com — Peraih penghargaan Nobel untuk penemuan DNA, James Watson, terpaksa harus menanggalkan gelar kehormatannya karena pernyataan rasis yang diucapkannya dalam sebuah film dokumenter. Gelar kehormatan tersebut dicabut oleh laboratorium tempatnya bekerja.

Menurut pemberitaan BBC, Minggu (13/1/2019), Watson telah melontarkan pernyataan rasis yang menyebut ada perbedaan hasil tes IQ antara orang kulit putih dan kulit hitam.

Tentu saja, hal ini ditentang banyak pihak. Termasuk Cold Spring Harbor Laboratory (CSHL) tempatnya pernah menjadi direktur sejak 1968 sampai 1993.

CSHL menyebut pernyataan ilmuwan 90 tahun itu sembrono dan tidak berdasarkan sains.

Baca juga: Bolak-balik Ditolak, Pemenang Nobel Ini Akhirnya Punya Laman Wikipedia

"Laboratorium mengutuk penyalahgunaan sains untuk membenarkan prasangka (rasis)," kata CSHL seperti dikutip CNN, Senin (14/1/2019).

Sayangnya, CNN dan media luar lain belum mendapatkan pernyataan resmi dari Watson.

Bukan pernyataan rasis pertama

Ini bukanlah pernyataan rasis pertama yang disampaikan Watson.

Menurut catatan surat kabar Sunday Times pada 2007, Watson pernah menolak pernyataan yang menyebut orang Afrika memiliki kecerdasan yang sama seperti orang kulit putih.

"Namun, semua pengujian mengatakan itu tidak benar. Orang yang memiliki karyawan kulit hitam menemukan itu tidak benar," kata Watson saat itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN,BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.