Sering Menimbun "File" Digital, Apakah Termasuk Gangguan Jiwa?

Kompas.com - 11/01/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi email marketingland.comIlustrasi email

Tetapi dia berpendapat bahwa ketika kita semua mulai mengumpulkan lebih banyak data, lebih banyak dari kita akan kehilangan kendali ini.

"Para mahasiswa saya mengatakan bahwa ini semacam perasaan mual, perasaan tak seimbang ketika mereka mulai melihat jumlah foto yang mereka miliki," katanya.

Tingkat kekacauan digital yang akan menghasilkan perasaan kewalahan akan berbeda untuk setiap orang, kata Neave.

Baca juga: Orangtua Malas dengan Teknologi Digital? Riset Ungkap Alasannya

"Jika mereka sampai pada titik di mana mereka menjadi kewalahan oleh data yang mereka punya, bahwa mereka tidak dapat menemukan hal-hal, bahwa segala sesuatunya hilang ... itu mungkin mengindikasikan bahwa ada beberapa jenis masalah," tambahnya.

Jadi mengapa kita semua berada dalam kekacauan ini sejak awal?

Platform seperti Google Drive adalah 'godaan terbuka' untuk menimbun karena itu membuat kita sangat mudah untuk mengakumulasi file dan hampir tidak pernah meminta kita untuk meninjaunya, kata Oravec.

"Perasaan bahwa sesuatu dapat diambil jika kita hanya menyimpannya di suatu tempat memberikan rasa aman yang salah," imbuhnya.

Masalahnya, ada banyak penyimpanan yang tersedia. Dalam studi penimbunan digital Sedera peserta melaporkan bahwa rata-rata dari mereka memiliki akses penyimpanan sebesar 3,7 terabyte.

Beberapa orang berpikir bahwa karena mereka mengaktifkannya, perusahaan teknologi harus membantu memperbaiki kecenderungan penimbunan digital kita.

Sedera percaya orang nantinya tak pusing pada platform manapun untuk mengindeks dan mengkurasi semua data kita di seluruh perangkat. Itu nantinya mirip dengan cara kontak di ponsel Anda disinkronkan di seluruh aplikasi.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X