Kompas.com - 10/01/2019, 17:35 WIB
Ilustrasi sinyal misterius dari antariksa, FRB. Bill Saxton, NRAO,AUI,NSF; Hubble Legacy Archive, ESA, NASAIlustrasi sinyal misterius dari antariksa, FRB.

KOMPAS.com - Sejumlah peneliti astronomi mengungkap adanya rangkaian sinyal misterius dari luar angkasa yang dideteksi sebuah teleskop di Kanada.

Di antara 13 pancaran cepat radio, atau dikenal dengan sebutan fast radio burst (FRB), ada sinyal berulang dari sumber yang sama berjarak 1,5 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Apa persisnya pancaran itu dan mengapa itu terjadi saat ini belum diketahui. Fenomena serupa dilaporkan pernah terjadi satu kali oleh teleskop yang berbeda.

"Karena kami tahu bahwa ada satu kasus lagi mengindikasikan bahwa ada banyak kasus lainnya," kata Ingrid Stairs, seorang peneliti astrofisika dari Universitas British Columbia (UBC).

"Dengan banyaknya kasus terulang dan tambahan sumber yang bisa dikaji, kami akan dapat memahami teka-teki kosmis ini, dari mana asalnya dan apa penyebabnya," imbuhnya.

Baca juga: Astronom Ungkap Asal Sinyal Radio Misterius dari Luar Angkasa

Pusat observasi CHIME, yang terletak di Lembah Okanagan, British Columbia, Kanada, terdiri dari empat antena semi-silinder sepanjang 100 meter. Mereka dapat memindai angkasa belahan utara setiap hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teleskop itu baru difungsikan tahun lalu dan langsung mendeteksi 13 pancaran radio, termasuk satu kasus serupa.

Riset itu kini telah dipublikasikan jurnal ilmiah, Nature.

"Kami telah menemukan kasus serupa dan karakternya sangat mirip dengan kasus pertama," kata Shriharsh Tendulkar dari Universitas McGill, Kanada.

"Ini memberikan informasi lebih banyak kepada kami mengenai karakternya sebagai sebuah populasi," imbuhnya.

FRB merupakan pancaran gelombang pendek radio dan terang yang tampaknya datang dari luar angkasa nan jauh.

Sejauh ini para ilmuwan telah meneliti 60 FRB tunggal dan dua FRB yang berulang. Mereka meyakini ada ribuan FRB di angkasa setiap hari.

Sejumlah teori berupaya menjelaskan penyebabnya.

Salah satu teori menyebut bintang neutron dengan medan magnet yang sangat kuat dan berputar sangat cepat. Lainnya, menyebut itu adalah dua bintang neutron yang menyatu.

Bahkan, ada pula segelintir pengamat yang berspekulasi bahwa rentetan FRB itu adalah tanda pesawat makhluk luar angkasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.