Kompas.com - 04/01/2019, 20:34 WIB
. Thinkstock.

Setelah itu, saraf sakral akan memerintahkan saraf PNS di otak untuk memicu kontraksi otot kandung kemih agar mulai mendorong urin keluar dari tubuh.

Proses ini bila diibaratkan seperti menahan saklar lampu setengah jalan; aliran listrik (urine) belum sepenuhnya terputus sampai mati (hasrat ingin kencing sudah ada, tapi aliran urinenya belum mulai).

Pada akhirnya terjadi pengosongan kandung kemih (kita buang air kecil), sistem saraf yang ada dalam ANS secara otomatis akan menurunkan tekanan darah.

Penurunan tekanan darah mendadak ini kemudian memicu SNS untuk melepaskan hormon katekolamin. Peningkatan katekolamin tiba-tiba inilah yang diduga kuat mengakibatkan tubuh merinding saat buang air kecil.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Kekenyangan Justru Bikin Ngantuk?

Pria lebih sering merinding saat kencing

Sensasi merinding saat kencing biasanya lebih cenderung dialami oleh pria daripada wanita. Pasalnya, posisi berdiri saat buang air kecil menyebabkan saraf parasimpatis lebih aktif ketimbang saat jongkok atau duduk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Live Science,
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Tulang Kelelawar Vampir Raksasa Ditemukan di Gua Argentina

Oh Begitu
Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Banyak Lansia di Indonesia, IMERI FKUI Luncurkan Modul Healthy Aging

Oh Begitu
Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Epidemiolog: Indonesia Bisa Jadi Negara Terakhir yang Keluar dari Krisis Covid-19

Kita
POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

POPULER SAINS: Penularan Covid-19 Lewat Jenazah Belum Terbukti | Mengubah Persepsi Orang yang Tak Percaya Corona

Oh Begitu
Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Cara Mengobati Sariawan pada Anak

Oh Begitu
Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Apa Itu Kasus Probable Covid-19? Sering Tak Tercatat Dalam Data Kematian

Oh Begitu
Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Kerusakan Hutan Mangrove Indonesia Tertinggi di Dunia, Ini 3 Aspek Penting Rehabilitasi

Oh Begitu
Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Kapal Zaman Mesir Kuno Ditemukan di Laut Mediterania

Fenomena
Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Anak-anak Butuh 7 Gelas Air Per Hari, Ini Dampaknya Jika Kekurangan

Oh Begitu
Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Jangan Lewatkan, Malam Ini Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid dan Capricornid

Fenomena
Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Varian Delta Plus Telah Masuk Indonesia, Ini Risikonya Menurut Ahli

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Letusan Gunung Berapi Super, Perlu Banyak Penelitian untuk Memprediksi

Oh Begitu
Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Pemanasan Global Diprediksi Sebabkan Gelombang Panas yang Intens di Asia Tenggara

Fenomena
Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Banyak Hoaks Berkedok Sains Selama Pandemi, Pola Pikir Kritis Bisa Mencegahnya

Kita
Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Infeksi pada Mata Disebut Komplikasi Covid-19 Tak Biasa di Brasil

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X