Deretan Tsunami Paling Mematikan Sepanjang Sejarah Manusia

Kompas.com - 02/01/2019, 12:09 WIB
Ilustrasi tsunamiShutterstock Ilustrasi tsunami

KOMPAS.com - Indonesia dan Jepang menjadi negara yang paling banyak mencatat korban jiwa akibat hantaman gelombang pasang tsunami dalam sejarah peradaban manusia.

Meski begitu, tsunami Samudra Hindia pada 26 Desember 2004 merupakan yang paling mematikan. Tsunami ini dipicu gempa berkekuatan 9,1 skala Richter dengan episentrum di kedalaman 30 km di lepas pantai Sumatra.

Tsunami Samudra Hindia di awal abad 21 itu melanda sedikitnya 14 negara dan menewaskan hampir 230.000 orang. Kawasan yang paling terdampak adalah provinsi Aceh di Indonesia dengan lebih 130.000 orang meninggal.

Bencana dipicu pergeseran lempeng tektonik sepanjang 1.300 km sejauh beberapa meter di bawah laut.

Baca juga: Tsunami Senyap di Banten Bukan yang Pertama, Jejak Sejarah Mencatatnya

Gelombang tsunami setinggi sekitar 50 meter menghantam hingga 5 kilometer ke daratan dekat Meulaboh. Tsunami Aceh atau Tsunami Samudra Hindia tercatat sebagai tsunami paling dahsyat sekaligus paling mematikan dalam sejarah peradaban manusia.

Indonesia juga mencatat bencana tsunami paling dahsyat akibat aktivitas vulkanik berupa letusan gunung Krakatau pada tanggal 27 Agustus 1883.

Gelombang tsunami setinggi lebih 37 meter melanda kota Anyer dan Merak, menewaskan lebih 40.000 orang.

Tanggal 22 Desember 2018 lalu, letusan gunung Anak Krakatau memicu tsunami setinggi 3 meter yang menghantam pesisir Banten dan Lampung dan menyebabkan sedikitnya 423 orang meninggal.

Tsunami Maut di Jepang

Selain Indonesia, tsunami maut kerap terjadi di Jepang. Salah satunya adalah tsunami Tohoku atau Sendai di Jepang pada 11 Maret 2011.

Bahkan, gelombang monster ini tercatat menjadi tsunami paling mematikan abad ke 21. Gelombang tsunami setinggi 10 meter dengan kecepatan hingga 800 km/jam melanda Fukushima.

Sedikitnya 18.000 orang meninggal dan 2.500 orang dinyatakan hilang.

Jepang punya catatan sejarah panjang terkait bencana tsunami yang menelan korban jiwa sangat banyak. Tak heran jika negara itu juga menjadi salah satu negara yang paling maju dalam riset gempa bumi dan penanggulangan tsunami.

Halaman:



Close Ads X