Kompas.com - 05/12/2018, 17:29 WIB
Pemandangan matahari terbenam di atas Kawah Gusev, Mars yang diambil oleh Spirit Rover NASA pada tahun 2005. Baik aureole biru dan langit merah muda terlihat. Pemandangan matahari terbenam di atas Kawah Gusev, Mars yang diambil oleh Spirit Rover NASA pada tahun 2005. Baik aureole biru dan langit merah muda terlihat.


KOMPAS.com - Bumi dan Mars seperti cermin yang mirip tapi berkebalikan. Mars adalah planet merah, dan Bumi adalah planet biru pucat.

Mars adalah gurun yang dingin, dan Bumi dipenuhi air dan kehidupan.

Selain itu, ada perbedaan aneh lainnya. Langit di Mars berwarna merah, tapi saat matahari terbenam warna langit berubah menjadi biru.

Hal ini berkebalikan dengan Bumi, di mana langit kita biru dan saat matahari terbenam menjadi berwarna merah. Apakah yang menyebabkan itu?

Baca juga: Robot Curiosity Temukan Benda Berkilau di Permukaan Mars

Alasan di balik kedua hal ini sebenarnya sama. Cahaya matahari mencerai-beraikan apa yang ada di atmosfer.

Sinar matahari terdiri dari banyak gelombang cahaya dengan panjang berbeda, molekul, dan partikel debu yang berinteraksi dengan gelombang tertentu. Hamburan cahara oleh partikel ini adalah kunci untuk warna yang kita lihat.

Melansir IFL Science, Selasa (4/12/2018), atmosfer Mars sangat renggang, tekanannnya setara dengan 1 persen Bumi.

Atmosfer Mars terdiri dari karbon dioksida dan mengandung banyak debu halus. Debu halus cenderung menyebarkan cahaya merah, sehingga langit tampak kemerahan dan memungkinkan cahaya biru menembusnya.

Hal ini berkebalikan dengan planet kita. Di Bumi, cahaya biru memantulkan molekul-molekul udara yang membuat langit kita berwarna biru.

Saat matahari terbenam, cahayanya mengambil jarak yang lebih jauh untuk menembus atmosfer sehingga lebih menceraiberaikannya. Hal ini membuat langit senja kita berwarna merah jingga yang cerah, sementara di Mars warnanya biru.

Baca juga: Inilah Foto Pertama Robot Geologi NASA di Mars Sesaat Setelah Mendarat

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Kita
Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Kita
Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Fenomena
NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Fenomena
WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Kapan Seseorang Dikatakan Hipertensi? Kenali Gejalanya

Kapan Seseorang Dikatakan Hipertensi? Kenali Gejalanya

Kita
Apakah Hepatitis Akut Misterius Berpotensi jadi Pandemi Berikutnya?

Apakah Hepatitis Akut Misterius Berpotensi jadi Pandemi Berikutnya?

Oh Begitu
Surabaya Cuaca Terpanas di Indonesia, Berikut Wilayah dengan Suhu Paling Panas

Surabaya Cuaca Terpanas di Indonesia, Berikut Wilayah dengan Suhu Paling Panas

Fenomena
BMKG Ungkap 5 Penyebab Suhu Udara Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini

BMKG Ungkap 5 Penyebab Suhu Udara Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini

Fenomena
Apa Itu Perilaku Manipulatif dan Ciri-cirinya

Apa Itu Perilaku Manipulatif dan Ciri-cirinya

Kita
Cuaca Panas Indonesia, Pantau Suhu Maksimum Harian Lewat Link Ini

Cuaca Panas Indonesia, Pantau Suhu Maksimum Harian Lewat Link Ini

Oh Begitu
Nelayan Tangkap Ikan Pari Air Tawar Raksasa di Sungai Mekong, Seperti Apa?

Nelayan Tangkap Ikan Pari Air Tawar Raksasa di Sungai Mekong, Seperti Apa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.