Kompas.com - 04/12/2018, 19:31 WIB

KOMPAS.com - Roket Soyuz pada Senin (03/12/2018) baru saja lepas landas menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) membawa tiga astronot dari Rusia, Amerika Serikat, dan Kanada.

Ini menjadi misi pertama sejak peluncuran Soyuz yang gagal pada Oktober lalu.

Beberapa menit setelah roket lepas landas, Badan Antariksa Rusia (Rosmoscos) mengumumkan bahwa kapsul Soyuz berhasil memasuki orbit. Hal ini juga disampaikan oleh administrator NASA, Jim Bridenstine melalui akun twitternya.

Ketiga astronot tersebut adalah Oleg Kononenko dari Rosmoscos, Anne McClain dari NASA, dan David Saint-Jacques dari Badan Antariksa Kanada. Mereka direncanakan akan tinggal di ISS dalam misi 6 bulan.

Misi ini merupakan yang pertama berhasil sejak kegagalan peluncuran Soyuz pada 11 Oktober lalu. Ketika itu, roket yang membawa Aleksey Ovchinin dari Rusia dan Nick Hague dari AS gagal mengorbit sesaat setelah diluncurkan.

Baca juga: Roket Soyuz Gagal Meluncur, Kru ISS Terjebak di Luar Angkasa

Kedua astronot itu terpaksa melakukan pendaratan darurat. Beruntung keduanya berhasil lolos tanpa cedera.

Soyuz sendiri merupakan satu-satunya cara para astronot mencapai ISS setelah AS memensiunkan pesawat ulang-aliknya pada 2011.

Risiko Pekerjaan

Meski sempat mengalami gagal mengorbit, para astronot dalam misi kali ini justru tidak menampakkan kekhawatirannya mengendarai Soyuz.

Ketika peluncuran, ketiganya malah tersenyum dan melambaikan tangan. Pada konferensi pers sebelum peluncuran, astronot Kononenko menyebut bahwa tim benar-benar mempersiapkan peluncuran misi tersebut.

"Risiko adalah bagian dari profesi kami," ungkap Kononenko dikutip dari AFP, Senin (03/12/2018).

"Kami secara psikologis dan teknis siap untuk meluncur dan situasi apapun bisa terjadi di kapal atas kehendak Tuhan," imbuh pria 54 tahun itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh McClain. Dia bahkan menyebut sangat menantikan peluncuran itu.

"Kami merasa sangat siap untuk itu," tegas McClain.

Saint-Jacques juga menggambarkan Soyuz sebagai pesawat luar angkasa yang "sangat aman".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.