Kompas.com - 29/11/2018, 20:33 WIB

KOMPAS.com - Sebagian besar wilayah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir telah diguyur hujan lebat. Di musim seperti saat ini, salah satu barang yang menjadi incaran dan laris di pasaran adalah payung.

Benda satu ini berguna untuk melindungi dari air hujan. Bahkan peribahasa menyebutkan, "sedia payung sebelum hujan".

Terlepas dari arti peribahasa tersebut, hal ini membuktikan bahwa payung merupakan salah satu penemuan penting bagi sejarah manusia.

Penemuan ini bermula pada keinginan manusia 4.000 tahun lalu untuk melindungi diri dari sinar matahari.

Saat itu, moyang manusia mengikat beberapa daun bersama dan meletakkannya di atas kepala mereka. Untuk penemuan awal ini, kita mungkin harus berterima kasih pada orang China.

Baca juga: Hujan Lebat, 3 Wilayah Ini Waspada Potensi Banjir dan Longsor

Simbol Status

Sejarawan China yang menelusuri asal-usul payung menyebut, selain kegunaannya untuk melindungi diri dari sinar matahari dan hujan, benda tersebut juga digunakan sebagai penanda pangkat dan status selama kekaisaran.

Tak hanya itu, di China pada masa tersebut, payung juga menjadi simbol kekuatan dan kekayaan. Semakin besar payung dan kian banyak orang yang harus membawanya, itu berarti status sosial yang berteduh makin tinggi.

Dalam salah satu fragmen sejarah tertulis, ketika seorang kaisar tertentu pergi berburu, ada 24 orang yang berjalan di depannya untuk membawa payung.

Bukti lain bahwa payung pernah menjadi penanda pangkat adalah warna yang digunakan.

Hanya keluarga kekaisaran yang diizinkan menggunakan payung berwarna kuning dan merah. Sedangkan warga sipil hanya diperkenankan menggunakan warna biru.

Tuntutan Gaya Hidup

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.