Kompas.com - 26/11/2018, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Seorang mahasiswi PhD dari Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Klinis di Universitas Umeå baru saja mengeluarkan tesis tentang perut buncit di daerah pedesaan Indonesia.

Tesis yang dibuat oleh Cahya Utamie Pujilestari ini sangat menarik. Pasalnya, ia menemukan bahwa perempuan desa tujuh kali lebih mungkin memiliki perut buncit dibanding pria.

Dalam tesis doktornya, Puji menganalisis perut buncit dari perspektif sosio-ekonomi dan kesetaraan gender.

Baca juga: Punya Perut Buncit? Hati-hati Risiko Serangan Jantung Berlipat Ganda

Tesis tersebut didasarkan pada empat studi dengan total 15.500 responden di kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sebagian besar responden yang terlibat berasal dari daerah pedesaan.

"Jika kita tidak melakukan langkah pencegahan, perut buncit akan meningkat di kalangan masyarakat menengah ke bawah dan hal ini akan berakibat buruk pada kesehatan," katanya seperti dilansir Eurekalert, Rabu (24/10/2018).

Untuk diketahui, masalah perut buncit selama ini lebih lekat dialami oleh mereka yang hidup makmur. Namun di sisi lain, masalah kesehatan dan kematian akibat perut buncit lebih umum di kalangan penduduk miskin.

"Upaya pencegahan harus diarahkan pada wanita yang rentan secara sosial dan merupakan kelompok yang paling berisiko menderita," tegas perempuan yang memperoleh gelar sarjana keperawatan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Baca juga: Perut Buncit Lebih Mematikan Ketimbang Obesitas

Hingga berita ini ditayangkan, Kompas.com telah mencoba menghubungi Puji namun belum mendapat balasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Eurekalert
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.